Nowadays, we can't separate the term of youth and online media. If we talk much about youth and their activities, it must be something that always have a connection with online media. Social networking websites, instant messenger, search engine, e-newspaper, and many other online media are mastered by the young people. Young people who used to be the maker and also the user. Especially, young people in big cities who can access the 24-hour unlimited internet may probably do their all activities online. From working, learning, until dating, they can do it on internet.
As a technology invention always have two side of utilities, it is also apply in online media. For youth, online media gives many useful things. Social networking websites can connect people all over the world, no matter where they seated. Therefore, we may make some links that can be useful for our works, career, and other activities. For youth people, social networking websites such as facebook, friendster, plurk, twitter, and other is a lifestyle. Event, opening the facebook is an obligate ritual when the people-especially- youth open the internet. Like social networking websites, instant messenger also become more popular in youth activities. We may see that chatting with IM give us an extraordinary pleasure, especially if we use it in order to approach our opposite sex. For some people, IM is very useful for business, doing negotiation, and accept some works.
But, there also negative impact in IM and using online media. Youth lifestyle become more horrible, because they want all things done by internet. This is what we called "Instant Culture". If you found that an elementary school student never ask to their teacher about studies that they don't understand, it is because there is Wikipedia, Google, and many other online encyclopedia that they could ask for. Plagiarism is also one of online media excess, many students may not work originally because they can search the task topics on search engine, then copy paste to their new document. The biggest bad effect on IM and other online media is the growth of pornography. By now, youth can do sex before marriage by online, via IM that connected with Webcam. It is very dangerous, because as the youth, growth in east culture that have morality and ethic, it is worse to do sex before marriage, moreover if it is done by online media.
I hope, government and all elements of society give their concern on this problem. Government should have more strict rule in order to save our culture and morality. Society itself should build moral consciousness to make the youth understand that instant culture not always bring good effect, but also give the harmfulness for us.
Read More
assalamualaikum wr.wb.
sebel, kmaren si Upin dan Ipin di TPI cuma 15 menit...sighhh..
harusnya gw membuat suatu propaganda buat mengajak kalian 'membenci' malay(ing)sia. Eh, gw sendiri malah sukaaaaaaa bgt sama produk buatan sana..hehehehe
anyhow, gw lagi kanggeeeennnnnn bgt ngerasain suasana ramadhan di IC..
yes, Insan Cendekia...mantan SMA(MAN) gw...
gile, baru kerasanya sekarang
taun lalu (yeah, mungkin karena euforia baru masuk UI)gw gak terlalu merasa kehilangan sesuatu di bulan ramadhan
eh, pas udah ga jadi MABA...hmmm, baru kerasa ramadhan di IC tuh indah bgt...
mau tau kyk gmana rasanya?
NIh, ada postingan dri temen gw, agak panjang sih, tapi...sangat memberikan inspirasi buat gw...

“Sahur...sahur...sahur...sahur!”Hari ini aku awali dengan bangun karena teriakan membahana di seluruh asrama H. “Prank...komprank..dok...dok...treng..treng...”Waduh, aku lupa mengunci pintu kamar. Matilah. Kasihan teman-temanku. Mereka paling ga suka dibangunin dengan cara dibunyikan instrumen musik dadakan itu di samping telinga mereka. Duh, bisa kena semprot nih :PAku keluar kamar. Fuh, ternyata mereka masih di lantai 1. Hehehe...aku tutup pintu kamar. Maklum, teman2 sekamar terbiasa bangun karena qira’ah shubuh. Jadinya masih kebawa2 pas ramadhan juga. :P Setelah para adik kelas itu mengucapkan salam ketika melewati diriku yang bertengger di depan kamar, aku masuk ke kamar dan mulai membangunkan teman-temanku perlahan2 untuk sahur.Dari speaker terdengar suara-suara nan ribut dari anak cowok. Oh, kelas ini sekarang melawak. Mereka mengeluarkan guyonan-guyonan kocak untuk menemani sahur. Sudah jadi tugas kelas yang kebagian piket Syiar Ramadhan untuk membangunkan dan mengisi acara sahur. Ngebanguninnya kadang ga tanggung-tanggung lho. Udah kayak demo di samping istana Negara. Malah angkatanku pernah ngeblokir jalan masuk asrama karena ga mau dibangunin. Katanya yang ngebangunin ribut :p Mereka seangkatan bangun sendiri-sendiri, malah ada yang ga sahur.hihihi... Kemarin, aku sempat kaget. Kakak kelas ada yang membacakan puisi lucu. Kelas yang namanya terinspirasi dari namaku. Sialnya, kayaknya tuh puisi juga buat aku. Huh, rada menyebalkan ya ngebanguninnya :PBesok kelasku yang kebagian bangunin sahur. Hehehe...buat balas dendam rame2in aja asrama J. Hehehe...kan yang ribut yang di J. Yang di H mah adem ayem aje :P. Ternyata acara bangun-bangunin sahurnya udah selesai. Kelas yang kebagian bangunin sahur pun duduk bersama untuk makan sahur bersama. Senangnya, aku juga bakal merasakannya besok. Sambil ngobrol2 ringan. Rasa persaudaraan pun terjalin. Oh ya, tapi di IC makannya dipisah laki-laki dan perempuan. Jadi gerombolan kelas itu juga dibagi dua, ada di sisi cowok, ada juga di sisi cewek. Setelah makan, aku kembali ke kamar untuk mandi. Biar ga ngantri pas pagi2 mau sekolah. Males banget kan kalo berempat rebutan satu kamar mandi di satu waktu yang sama.IMSAK...IMSAK...IMSAK...Ini juga didendangkan kelas yang piket tadi. Aku ga nyangka kalo setelah keluar dari sangkar emasku ini,momen ini bakal jadi sesuatu yang sangat berharga. Oke, pengantar sahur yang ngelawak-ngelawak itu selesai diganti dengan qira’ah dari kaset yang selalu disetel ketika mau shubuh. Semua siswa dan siswi beranjak dari kantin menuju ke masjid. Satu hal yang selalu kulakukan ketika hendak berangkat shubuh adalah melihat langit. Indahnya langit dengan diiringi adzan shubuh. Subhanallah. Betapa rindunya aku kelak tanpa ini semua. Shalat shubuh berjama’ah seperti hari-hari biasanya pun kita lakukan bersama. Setelah shalat, dzikir dan do’a berkumandang. Menyesal aku sering tertidur ketika dzikir ini :P maklum aku mandi sebelum shubuh,jadi rada ngantuk. :P Dzikir yang sampai sekarang masih aku dendangkan ketika shalatku tak diburu.Setelah do’a selesai, kami diminta untuk berkumpul dengan masing-masing halaqah. Satu halaqah terdiri dari sekitar 15 orang. Halaqah ini sengaja dicampur semua angkatan dengan proporsi yang sama. Agar tidak ada senioritas antara kami dan bertambah dekat hubungan kekeluargaan antar siswa. Oke, tahun ini aku menjabat ketua halaqah. Aku harus mengambil absen dulu. Nama halaqahku Aisyah (anggap saja begitu, aku lupa). Kehadiran halaqah ini mempengaruhi nilai asrama lho. (kata guru2 sih) jadi, aku pegang amanah ini sebaik2nya. Untung ada wakil ketua yang bisa menggantikan kalo aku berhalangan atau sedang Daur. Senangnya, waktu ramadhan ini, waktu untuk baca Qur’annya jauh lebih lama. Aku suka sekali baca Qur’an. Entah, ibadah ini buatku jauh lebih menyenangkan ketimbang shalat malam atau baca dzikir berulang2. Mungkin karena aku suka musik, komposisi bacaan Qur’an tuh merdu sekali di telingaku.Oke, selagi menunggu aku dan halaqah2 lainnya (termasuk yang cowok :P) pada baca Qur’an, kita liat yang di asrama. Di asrama ada namanya piket Daur. Entah apa namanya di tempat cowok :P Jadi ada beberapa anak OSIS yang ditugaskan piket untuk mengecek ada yang bolos ke masjid apa enggak. Hehehe...kita punya Divisi Kedisiplinan plus pembina asrama yang super ketat. Ada sistem point buat anak-anak bandel ini. Kalo kamu ga ke masjid bakal dapat point 4, kalo masbuq, dapat 1 tiap raka’at masbuq...hehehe...jadi kalo udah raka’at empat, Pada males tuh ke masjid lagi. :P Kalo ga salah, angkatan di bawahku jauh lebih parah. Sebelum Iqomah harus udah di masjid. Hehehe...untung ga separah itu pas aku :P Oh ya, buat anak cowok, harus pake baju koko, sarung, plus peci. Kangen deh liat dresscode kayak gitu :P Kayaknya ada beberapa hari pengecualian. Cuma lupa hari apa aja. Sistem point buat dresscode ini, aku kurang tau sih. Oke, kita lanjut gan. Tiap dua minggu sekali bakal ada hari penebusan point. Yaitu lari keliling lapangan upacara 1 kali tiap 4 point. Hehehe...masalahnya bukan larinya. Lapangan upacara IC mah kecil, ga kayak TN :P Malunya itu loh pas namanya dipanggil habis shubuh. Misal, Ahdiat : Lari 4 kali. :P ketahuan kan kalo ga ke masjid :P hehehe... Terus ada namanya Mr. And Ms. Universe. Ini adalah penghargaan buat anak-anak dengan point lebih dari 20. Hehehe...jadi tiap 2 minggu bakal diliat siapa yang punya point lebih dari 20 dan dicari point tertinggi. Nanti dia bakal dapat hukuman. Buat cewe, seharian ke sekolah pake kerudung pink gonjreng. Padahal yang lain pada pake kerudung putih. Duh, pasti malu bukan main. Buat cowok, bakal disuruh pake peci alibaba plus rompi bling2. Hahaha....Eh, ternyata baca Qur’an udah selesai. Dilanjutkan dengan senandung Qur’an dan asma’ul husna yang dipimpin kelas yang piket. Asma’ul Husnanya bisa berbagai versi neh. Dari lagu versi biasa sampe versi ESQ. Hehehe..ada2 aja :P Satu hal yang aku seneng dari Ramadhan adalah ga ada lagi anak-anak yang buru-buru ke kantin ketika Asma’ul Husna selesai. Orang pada puasa kok :P Jadi banyak dari kita yang baca Qur’an atau berdzikir sampe setengah jam sebelum apel pagi.Oke Apel Pagi mah berjalan biasa2 saja. Tak lupa angkatanku memberi salam ke petugas dari divisi Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN) sebelum masuk ke gedung sekolah. Acara senin pagi. Oh ya ampun. Acara ini bisa apa saja.Mulai dari pembinaan dari wali kelas, upacara bendera tiap minggu kedua tiap bulan, inspeksi, atau bisa juga shalat dhuha bersama. Oke, jadwal hari ini shalat dhuha bersama :D sehabis dhuha diisi ceramah dari Syaikh Sahatta. Err....yakin pada tidur semua sih ini :P yang cewe disuruh turun ke lantai bawah tempat shalat cowo yang sudah dihijab. Duh, ga bisa tidur ini sih. Syaikh ga bisa ngomong Indonesia. Jadi so pasti ceramah bahasa Arab :P Aku sih lumayan nangkep inti yang dia sampein. Tapi yang lainnya :D Maklumlah angkatanku jarang yang dari madrasah :P Meskipun ada Pak Bahrul (guru bahasa Arab) yang nge-translate, tetep aja eswete.Oke belajar seperti biasa sampai ashar. Oh ya, di waktu2 istirahat banyak anak-anak yang langsung ke masjid buat shalat dhuha (kalo ga dhuha di pagi hari :P) atau sekadar ambil wudhu dan kejar setoran. Hehehe.... Kita di sini berlomba-lomba mengkhatamkan Qur’an. Aku denger sepanjang ramadhan ada temenku yang udah khatam 3 kali. Mantaps.Nah yang seru adalah ba’da ashar. Kita udah ga ngejalanin ekskul lagi tapi diganti sama yang namanya acara Syiar Ramadhan. Kepanitiaannya besar sekali. Sampe tiap hari ada acara gitu :P Kadang mengundang ustadz2 ternama. Ada yag orang tua murid, ada juga yang undangan. Kadang ada penyuluhan dari instansi pemerintah, dan yang paling ditunggu adalah Civitas Day.Di sini kita bakal berbuka bersama dengan semua Civitas MAN Insan Cendekia. Dari Satpam, pegawai kantin, cleaning service, guru dan siswa. Biasanya bakal ada perkenalan dari setiap civitas IC non guru dan siswa. Mengajarkan siswa agar peduli sama lingkungan sekitar :D Trus di civitas day kita bakal makan per GurA atau Guru Asuh. Jadi tiap makan siang itu, kita bakal makan seGurA. Termasuk pas lagi Civitas Day. Ini juga terdiri dari murid2 kelas satu, dua, dan tiga plus satu guru asuh yang bakal berperan jadi ortu kalian sementara. Sekali lagi biar ga ada senioritas . Inget deh setiap tahun ajaran baru. Kita pasti menanti-nanti adek GurA baru. :D Di Civitas Day ini juga kita biasanya bagi2 ta’jil. Malah buat tahun ini di I-FUN bakal ada pembagian seribu ta’jil. Hebat! Malah bakal ngadain lomba2 MTQ segala :DSudah jam setengah enam. Hari ini kelasku yang piket :D jadi kita harus beranjak ke kantor asrama buat ngasih drama radio islami dan daily hadits :D yah lewat speaker gitulah. Ada juga sebagian anak cowok yang bakal qira’ah bergantian di masjid. Kalo ramadhan ga pake kaset ya :D sekalian adzan pas waktu maghrib datang. Sebagian anak cewe bakal bawa ta’jil dari kantin ke belakang masjid. Jadi kelas kita bakal ifthar bersama di belakang masjid :D Pas Iqomah, cewe yang berhalangan bakal ngangkut sisa ifthar ke kantin. Sisanya shalat deh Seperti biasa, shalat berjama’ah, dzikir, do’a dan ke kantin buat makan besar. Habis makan,kita shalat Isya’ dan tarawih. Kalo tarawih, yang cewe juga shalat di lantai satu. Dengan hijab tentu saja. Tapi jadi seneng :D karena ngerasa jadi deket banget sama semua.Oke lanjut ke kegiatan ba’da tarawih Biasanya bakal ada ceramah. Of course di IC juga. Yang ceramah biasanya orang tua murid dengan background yang beda2. Ada yang emang ustadz jadi ceramah keagamaan. Ada yang scientist, kerja di BPPT. Jadi dia ceramah tentang sains dan Islam. Ini ceramah paling menyenangkan. Soalnya hijab sholat bakal diubah jadi cowok kanan, cewek kiri dan sangat interaktif. Sampe pake slideshow segala lho :D Ada juga yang politisi. Dia ceramah tentang Negara. Pokoknya kaya banget deh ilmu yang didapet dari ceramah ba’da tarawih. Ga melulu yang sama terus tiap tahun. Tentang qiyamul lail dan nuzulul Qur’an terus :D kalo sepanjang ramadhan isinya itu terus bosen juga kan? Seperti biasa bakal ditutup dengan Asma’ul Husna oleh kelasku.Oh ya, anak cowo kelasku (yang piket) hari ini kebagian sholat di daerah sekitar. Katanya biar IC ga sombong Cuma shalat di intern IC aja. Tiap hari kita bakal kirim orang untuk shalat di masjid2 sekitar. Yang kedapetan ya cowok kelas yang piket :D Sehabis tarawih ada beberapa di antara kami yang ga pulang ke asrama dan mabit di masjid. Biasanya ngejar setoran juga. Tidur sebentar terus tahajud. Aku juga pernah coba beberapa kali. Tapi ga tahan juga sih sama nyamuknya yang gede2.:PEh, hari ini jadwal angkatanku tahajud bersama. Oke, aku bertugas membangunkan gedung H lantai 2 sayap kiri. Hehehe...maklum sering bangun pagi (yeeey). Jam 3 aku bangun dan berlekas membangunkan seluruh kamar di lantai 2 sayap kiri.kita ke masjidbersama dan shalat tahajud, hajat bersama-sama.Eh, anak-anak kelasku. Ayo segera pulang. Ambil perlengkapan ribut2 dan bangunkan sahur civitas lainnya selain angkatanku. Ga ada kata ga semangat di bulan ramadhan buatku. Meskipun ga ada tenaga karena harus ga tidur dan ga makan, semangat rasanya ga pernah mati :DBesok yang cowok2 juga bakal pergi lagi keluar. Ada namanya Sahur on the Road. Jadi anak2 cowo bakal makan sahur di luar sekalian bagiin makanan sahur buat anak2 jalanan. Hehehe...biarpun ga ikutan, ikut seneng liat foto2nya yang heboh dan seru :DAh, sekarang sudah setahun berlalu sejak terakhir aku keluar dari sangkar emasku. Ini Ramadhan keduaku. Ramadhan pertamaku jauh dari IC agak ga memuaskan. Ga pernah shalat berjama’ah, sahur sepi, berbuka juga sepi. Ga ada lagi shubuh bersama, baca Qur’an bersama, bangunin sahur, canda tawa. Sendiri dengan Qur’an terbuka yang mungkin tertutup lagi di tengah bulan karena hilang semangat. Shalat ke masjid jauh banget, ditambah aku yang kena radang bronkus dan ga bisa maksimalkan diri. Ceramah ba’da ashar yang begitu menggugah hati dan menambah keakraban, atau ceramah ba’da tarawih yang begitu menginspirasi berubah jadi gumaman ba’da tarawih yang kadang suaranya yang ga jelas karena kehalang hijab atau karena aku ga ngerti apa yang dibicarakan.Rindu...Rindu...Rindu....kekeluargaan itu, kebersamaan itu...



deng...dya bener2 membuat gw ingat masa2 itu...
Read More
Assalamualaikum wr.wb.
yah, hari kedua puasa ini semangat gw agak menurun untuk menjalankan ibadah =(
walaupun kuantitas ibadah bisa dibilang meningkat dengan terlaksananya sholat dhuha tepat sebelum azan zuhur, tapi target gw baca qur'an hari ini belum terlaksana dengan baik...
doakan ya kawan semoga puasa hari ini lancar dan berkah x)

btw, kmaren pas setelah azan maghrib berkumandang, gw melaksanakan sholat maghrib berjamaah dengan ibu dan adek2 gw, setelah itu gw makan hokben (yeayyy) dan melihat suatu tontonan yang gw acungi 4 jempol (jempol tangan+jempol kaki) saking berkualitasnya,,,,

tontonan itu adalah....

"SI Ipin dan Si Upin"

sebuah kartun anak2 buatan "musuhsekaligustetangga" kita; Malaysia
sumpah, ini kartun benar2 qualified untuk ditonton. Kisahnya ttg 2 bocah kakak beradik si Ipin dan si Upin yang tinggal sama neneknya (Opah) dan kakak perempuannya (Kak Ros). Kartun itu nyeritain berbagai hal ttg kehidupan mereka dan teman2 si Upin dan si Ipin selama bulan ramadhan...wah,,,banyak banget deh hikmah yang bisa diambil...kalo ga percaya coba deh tonton..



yak...salut deh buat tim kreatif, produser, dan sutradaranya...
ceritanya 'ngena' banget ke gw dan karena ceritanya nampilin gambaran sehari2 masyarakat malaysia di kampong a.k.a melayu yang budayanya ga jauh beda sama budaya bangsa INdonesia yah jadi ceritanya pas banget deh buat ditonton...sangat layak...

setelah gw pikir2 Indonesia sebenernya bisa buat yang JAUH lebih hebat daripada si Ipin dan Upin ini (lagi2 chauvinisme)...yah, tapi sayangnya kita selalu TELAT
yap..telat...
setelah si Mal(ing)aySia ituh nampilin lagu rasa sayange di iklan pariwisatanya, ngeklaim batik, reog, dan angklung...kali ini tari pendet yang asli Bali...lagi2 diklaim sama mereka...
katanya si Jero Wacik mau buat database kekayaan budaya Indonesia, tapi mana sampe sekarang belum ada realisasinya....
yah, kalo udah kyk gini org2 INdonesia udah kayak kebakaran jenggot deh...
kalo mau husnudzhon: terang aja Malaysia pake tagline Truly Asia, orang dia gak punya budaya yg bener2 asli dari malaysia melainkan ngambil dari negara2 tetangganya termasuk Indonesia...

jadi, apakah kita mau diem aja?
Read More

What’s On Ramadhan?

Ada apa aja sih di bulan ramadhan? Hayo..hayo..Masih pada inget kan, kalau di bulan yang mulia ini ada banyyaaakkkk banget kesempatan buat kita melakukan ibadah sebanyak-banyaknya untuk mendekatkan diri kepada sang pencipta. Setiap hari di bulan ramadhan memiliki keistimewaan yang berbeda-beda. Di bulan ramadhan pula kita diwajibkan untuk berpuasa selama satu bulan penuh seperti yang diperintahkan oleh Allah SWT dalam surat Al-Baqarah ayat 185 yakni “(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. …”

Menurut riwayat Salman Al-Farisi, pada sepuluh hari pertama dalam bulan Ramadhan (awal), Allah akan membukakan pintu rahmat seluas-luasnya bagi hamba yang mengharapkan dan meminta rahmat darinya dengan senantiasa melaksanakan ibadah-ibadah yang diwajibkan maupun disunahkan. Begitujuga, di sepuluh hari pertengahan, Allah akan memberikan maghfirah (ampunan) bagi siapa saja yang bertaubat dengan ikhlas dan memohon ampun sebenar-benarnya, karena Allah memiliki sifat Maha Pengampun. Sepuluh hari terakhir merupakan saat-saat yang teristimewa di bulan ramadhan. Di sepuluh malam terakhir ada satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan, yakni lailatul qadr (malam kemuliaan). Jika kita beribadah di malam tersebut dengan khusyuk dan tawadhu’, insya Allah kita akan mendapatkan pahala yang lebih baik daripada seribu bulan, seperti yang dijanjikan Allah dalam firmannya : Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu ? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan." (Al-Qadr:1-3). Rasulullah saw pun bersabda: "Barangsiapa yang bangun dimalam Lailatul Qadr karena keimanan dan keikhlasan, niscaya akan diampuni dosanya yang telah lalu." (HR. Al-Bukhari dan Muslim). Namun, sayangnya tidak ada satu orang pun di dunia ini yang mengetahui kapan pastinya malam Lailatul Qadar itu.

Bulan Ramadhan juga merupakan bulan diturunkannya Al-Qur’an. Seperti yang sudah dkemukakan pada surat Al-Baqarah ayat 185 diatas “…bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)…” Walaupun terdapat berbagai perbedaan mengenai kapan diturnkannya Al-Qur’an di bulan ini, namun satu hal yang pasti adalah Al-Qur’an memang diturunkan di bulan yang penuh kemuliaan. Oleh sebab itu, dalam menyambut bulan ramadhan ini sebaiknya perbanyaklah bertadarus, mengkaji, dan mengamalkan isi Al-Qur’an dengan sungguh-sungguh agar mendapat rahmat dari Allah SWT.

Selanjutnya, apa aja sih yang harus kita lakukan dan kita hindari selama bulan Ramadhan? Yuk, langsung intip Do’s and Don’ts !

Do’s and Don’ts

Nah, udah tau kan apa aja yang ada di bulan ramadhan sekarang intip yuk apa yang harus kita lakukan dan kita hindari di bulan suci ini

Do’s :

1. Berpuasa

Tentu saja puasa di sini bagi mereka yang sudah baligh, dalam keadaan suci, dan sehat wal afiat.Puasa di bulan ramadhan tidak diwajibkan bagi mereka yang sedang sakit berkepanjangan, ibu hamil dan menyusui, orang tua yang sudah uzur, dan bagi mereka yang berada dalam perjalanan jauh, bahkan diharamkan bagi mereka yang sedang dalam keadaan tidak suci (haid dan nifas)

2. Memperbanyak Tilawah

Membaca Al-Qur’an merupakan salah satu ibadah yang harus diperbanyak di bulan ramadhan. Paling tidak dalam sebulan, kita dapat mengkhatamkan Al-Qur’an minimal satu kali dan di bulan ini biasanya rutin diadakan kajian-kajian mengenai Al-Qur’an yang bisa kalian ikuti di berbagai tempat.

3. Bersedekah

Amalan yang merupakan pembuka jalan kita menuju kemudahan-kemudahan. Barangsiapa yang bersedekah niscaya Allah akan membalasnya berkali-kali lipat dari apa yang sudah disedekahkan. Sedekah di sini juga termasuk member makan atau minum bagi orang yang berbuka puasa, karena barangsiapa yang memberikan makan/minum bagi orang yang berpuasa niscaya mendapatkan pahala yang sama dengan orang yang berpuasa.

4. Menjaga diri dari perkataan kotor dan pandangan yang diharamkan

Satu paket dengan puasa, tak hanya menjaga diri dari hawa nafsu untuk makan dan minum, namun juga menjaga diri dari perbuatan tidak baik, perkataan kotor, dan menjaga pandangan juga harus dilakukan di bulan ini.

5. Memperbanyak ibadah sunnah, seperti shalat sunnah, berzikir, dan bershalawat

Setiap amalan yang dilakukan di bulan Ramadhan tentu memiliki pahala yang jauh lebih besar dibandingkan ketika dilakukan pada bulan biasa. Oleh sebab itu, perbanyaklah pahala dari ibadah-ibadah sunnah seperti shalat sunnah, berzikir, dan bershalawat kepada nabi. Momen ini juga bisa kita manfaatkan untuk memohon ampun sebesar-besarnya karena di bulan ini dibukakan pintu ampunan yang luas.

Don’ts :

1. Perkataan Palsu (berbohong)

Dari Abu Hurairah, Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

"Artinya : Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan (tetap) mengamalkannya, maka tidaklah Allah Azza wa Jalla butuh (atas perbuatannya meskipun) meninggalkan makan dan minumnya" [Hadits Riwayat Bukhari]

2. Perbuatan Sia-sia dan Kotor

Dari Abu Hurairah, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

"Artinya : Puasa bukanlah dari makan, minum (semata), tetapi puasa itu menahan diri dari perbuatan sia-sia dan keji. Jika ada orang yang mencelamu, katakanlah : Aku sedang puasa, aku sedang puasa " [Hadits Riwayat Ibnu Khuzaimah]

3. Sumpah Palsu, Ghibah, Adu Domba (Namimah) dan memandang dengan syahwat

Dari Anas R.A berkata, Nabi Muhammad SAW berasbda, “Ada 5 hal yang dapat membinasakan pahala puasa, yaitu: Dusta, ghibah, adu-domba, sumpah palsu dan memandang penuh syahwat.”

Udah tau kan sekarang apa yang harus kita lakukan dan kita tinggalkan jauh-jauh selama bulan ramadhan?

FAQ (Frequently Asked Questions)

Di sini ada beberapa pertanyaan mengenai ibadah-ibadah (hal-hal) yang sering kita lakukan selama bulan ramadhan, yang mungkin seringkali bisa saja menjadi syubhat (tentang perkara yang tidak diketahui hukumnya), pengen tahu kan gimana asal hukumnya?

Q : Bermaaf-maafan sebelum bulan puasa wajib gak sih?

A :Sebenarnya gak usah nunggu sampai datangnya Bulan Ramadhan sebelum kita salaing bermaafan, karena memang tidak ada dalil yang kuat yang mewajibkan kita bermaafan sebelum bulan ramadhan. Adanya hanya perkataan nabi yang mengamini ucapan Jibril yakni 'Celaka seseorang yang masuk bulan Ramadhan tetapi keluar dari bulan Ramadhan tidak diampuni dosanya oleh Allah dan katakanlah amin!'. Nah, sebelum bulan puasa memang ada baiknya kita saling bermaafan agar kita dapat memasuki bulan ramadhan dengan hati yang ikhlas dan lapang. Namun, jangan sampai kita hanya meminta maaf jika mau memasuki bulan ramadhan atau pas lebaran saja. Meminta maaf dan saling memaafkan dapat dilakukan kapan saja sesuai dengan keperluan & masalahnya, dan tidak ada tuntunan syari'at bahwa meminta ma'af atau memaafkan harus dilakukan atau menunggu datangnya bulan Ramadhan dan bukan merupakan bagian dari ibadah puasa itu sendiri.

Q : Tidur di bulan puasa katanya ibadah ya?

A : Eits, tunggu dulu, hadits mengenai tidur di bulan ramadhan tersebut adalah hadist yang dhaif (lemah). "Tidurnya orang puasa merupakan ibadah, diamnya merupakan tasbih, amalnya dilipat-gandakan (pahalanya), doanya dikabulkan dan dosanya diampuni" dari H. Ahmad Sarwat, Lc di Eramuslim.com: 'Meski di dalam kandungan hadits ini ada beberapa hal yang sesuai dengan hadits-hadits yang shahih, seperti masalah dosa yang diampuni serta pahala yang dilipat-gandakan, namun khusus lafadz ini, para ulama sepakat mengatakan status kepalsuannya.

Q : Wajibkah shalat tarawih di masjid?

A : TIDAK, yah shalat tarawih sendiri merupakan shalat sunnah, jadi memang tidak diwajibkan, namun SEBAIKNYA dikerjakan. Nabi Muhammad SAW sendiri hanya shalat tarawih di masjid selama tiga hari pertama bulan ramadhan, karena beliau takut kebiasaan ini akan dianggap sebagai kewajiban yang memberatkan melihat jamaah yang hadir semakin banyak. Namun, bukan berarti Rasulullah SAW melarang kita untuk shalat tarawih di masjid.

Q : Haruskah kita mengkhatamkan Al-Qur’an di bulan Ramadhan?

A : Tidak ada dalil yang menyebutkan kita wajib mengkhatamkan Al-Qur’an selama bulan Ramadhan. Hanyalah sunnah dari Nabi Muhammad SAW yang menganjurkan kita untuk mengkhatamkan Al-Qur’an selama satu bulan, dan hal ini juga tidak berlaku hanya untuk bulan Ramadhan saja. Hal ini tergambar dari hadits berikut: Dari Abdullah bin Amru bin Ash, beliau berkata, “Wahai Rasulullah saw., berapa lama aku sebaiknya membaca Al-Qur’an?” Beliau menjawab, “Khatamkanlah dalam satu bulan.”(HR. Tirmidzi). Walaupun kita bisa mengkhatamkan Al-Qur’an misalnya dalam satu hari, tapi Rasullullah tidak menganjurkan hal tersebut karena seluruh waktu kita tersita hanya untuk membaca Al-Qur’an.

Q : Ngabuburit boleh gak sih?

A : Tentu saja boleh, selama ngabuburit (menunggu datangnya azan maghrib) dilakukan untuk hal-hal positif misalnya membagikan ta’jil (makanan buka puasa) kepada orang-orang yang kurang, mampu, tadarus Al-Qur’an, berzikir dan bershalawat, menyiapkan makanan untuk berbuka puasa, dan hal positif lainnya tentu saja boleh dilakukan. Sebaliknya, hal-hal negatif seperti jalan-jalan gak jelas ke mana, berduaan dengan yang bukan muhrimnya (upps.), ghibah dan bergosip ria tentu saja diharamkan. Jangan mentang-mentang mau berbuka kita jadi kebablasan yah.hehehe

Q : Kalo gak puasa boleh nggak puasanya diganti dengan membayar fidyah aja?

A : ehm, sebenernya fidyah (sedekah yang dibagikan kepada fakir miskin sebagai pengganti puasa) hanya boleh dilakukan oleh orang yang sudah sangat uzur (sehingga dikhawatirkan jika berpuasa akan mengganggu kesehatannya), orang yang sakit berkepanjangan (gak ada kemungkinan untuk sembuh), dan ibu hamil ataupun menyusui. Jadi, nggak ada ceritanya Mbak, Mas, Om, Tante, yang cukup membayar fidyah jika batal puasanya (apalagi kalau sengaja membatalkan puasa…deuuuu)

Mungkin segitu dulu ya FAQ kali ini, semoga bermanfaat bagi teman-teman , Selamat Berpuasa!

Read More
also pubished on www.anakui.com

Berawal dari baliho yang dipasang oleh BEM UI beberapa waktu yang lalu. Baliho tersebut sangat mirip dengan baliho yang dipasang oleh pihak rektorat karena memang diambil dari template baliho/pamfet beasiswa UI untuk seribu anak bangsa. Namun, apa yang dipermasalahkan saat ini bukan hanya sekedar gambar berbicara, melainkan tulisan yang terpampang di baliho tersebut mengenai ‘kebobrokan’ sistem BOP-B yang berada di beberapa fakultas, diantaranya FIK dan FKG. Sebenarnya, apa yang tertulis di baliho tersebut seyogyanya memunculkan beberapa fakultas lain yang bermasalah dengan sistem BOP-B mereka, namun atas dasar etika tulisan tersebut dilakban sehingga tidak semua data mengenai ‘kebobrokan’ tersebut bisa ditampilkan.

Apa yang dilakukan oleh BEM UI tersebut ternyata mendapat respon dari pihak rektorat. Tapi, bukan respon positif melainkan respon negatif dengan ancaman akan membekukan lembaga eksekutif mahasiswa di tingkat universitas tersebut. Ketua BEM UI 2009 sendiri sdr. Tiko, sudah mendapat peringatan khusus apabila BEM masih menggunakan cara yang ‘keras’ maka rektorat akan lebih ‘keras’ lagi seperti pembekuan semua kegiatan BEM UI.

Disinilah terlihat arogansi dari pihak rektorat. Ketika kita ingin menyampaikan bahwa ada sesuatu yang salah dengan BOP berkeadilan, kita malah ditegur dengan cara yang seperti itu. Sementara, apabila kita membiarkan, hal ini sama saja dengan membiarkan mereka melakukan kedzhaliman terhadap semua civitas akademika UI khususnya mahasiswa angkatan 2008 dan 2009 yang terkena imbas langsung dari sistem BOP-B ini. Tentunya, kita berharap persoalan ini akan terselesaikan dengan baik jika ada itikad baik dari rektorat, namun apa yang kita lihat jelas menjadi tanda bahwa pihak rektorat tidak ingin mahasiswanya ikut campur dalam penentuan sistem biaya pendidikan di kampusnya sendiri.Padahal, UI memiliki jargon sebagai kampus rakyat, namun kenyataannya sekarang ditambah sistem admission fee dan BOP-B, UI jauh dari kesan merakyat.

Jika memang BEM UI maupun BEM2 fakultas akan dibekukan, artinya kita akan kembali ke zaman orde baru, di mana terjadi Normalisasi Kehidupan Kampus yang menonaktifkan semua kegiatan Dewan Mahasiswa (DEMA yang sama perannya dengan BEM saat ini). Bedanya, jika dulu otoritas ada di tangan pemerintah Soeharto, sekarang otoritas ada di tangan ‘pemerintah kecil’ dalam kampus UI. Akankah kita kembali mengulangi sejarah masa lalu?



Dan teman2,,,surat 'pembekuan' BEM UI juga sudah keluar... isinya..


14 Agustus 2009

No: 2146/H2.1/KM/2009
Lampiran: -
Hal: Tindakan Awal terhadap BEM UI

Kepada
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI
di tempat

Sehubungan dengan persangkaan yang ditujukan kepada BEM UI dalam hal:

1. Plagiarisme format publikasi resmi Beasiswa UI untuk Seribu Anak Bangsa tahun 2009 dan pelanggaran menggunakan merek UI untuk mempublikasikan berita negatif tentang BOP Berkeadilan

2. Pembuatan dan pemasangan baliho yang berisi penyiaran berita tidak benar seakan-akan telah dilakukan pelanggaran pelaksanaan BOP Berkeadilan oleh Manajer Kemahasiswaan FIK, FKM, FKG, FMIPA, dan FH UI

3. Tindakan penyebaran selebaran Kadiv Sospol BEM UI yang berisi pernyataan tidak benar tentang BOP Berkeadilan

dan berdasarkan kewenangan yang diberikan oleh Rektor, sebagaimana isi Ketetapan Majelis Wali Amanat No. 008/SK/MWA-UI/2004 tentang Perubahan Ketetapan MWA Universitas Indonesia Nomor 005/SK/MWA-UI/2004 tentang Tata Tertib Kehidupan Kampus Universitas Indonesia, maka untuk sementara kami tidak memproses segala perizinan kegiatan dari BEM UI. Tindakan awal ini berlaku sampai ada keputusan final terhadap rekomendasi tim P3T2 yang dibentuk untuk memproses persangkaan tersebut di atas.

Demikian surat ini disampaikan. Atas perhatiannya diucapkan terimakasih.

Direktur Kemahasiswaan,

ttd

Dr. Kamarudin

Tembusan

  1. Rektor UI (sebagai laporan)
  2. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UI
  3. Wakil Rektor Bidang SDM, Keuangan, dan Adm. Umum UI
  4. Para Kasubdit di Lingkungan Direktorat Kemahasiswaan UI
  5. Para Manager Kemahasiswaan dan Hubungan Alumni di lingkungan UI
  6. Arsip

Surat Aslinya

Surat Pembekuan BEM UI

Surat 'Pembekuan' BEM UI

Baliho yang ‘Bermasalah’

Baliho yang Bermasalah

Baliho yang 'Bermasalah'


Dan Pak Gumilar pun mengadakan Konfernsi Pers

Pembekuan BEM UI Menuai Kecaman

By Republika Newsroom
Jumat, 21 Agustus 2009 pukul 18:10:00

Bookmark and Share

DEPOK--Keluarnya surat edaran dari Direktur Kemahasiswaan, Univesitas Indonesia, Kamarudin, nomor 2146 tanggal 14 Agustus 2009, untuk tidak memproses segala izi kegiatan dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI hingga waktu yang tak terbatas, menuai kecaman. Dalam surat tersebut, Kamarudin menggangap BEM UI melakukan beberapa pelanggaran berdasarkan isi Ketetapan Majelis Wali Amanat No 008/SK/MWA-UI/2004 tentang Tata Tertib Kehidupan Kampus UI.

Isi pelanggarannya, antara lain, melakukan plagiarisme format publikasi resmi beasiswa UI, pelanggaran menggunakan merek UI untuk mempublikasikan berita negatif tentang Biaya Operasional Pendidikan Berkeadilan (BOPB), memasang baliho berisi penyiaran berita tidak benar tentang adanya beberapa pelanggaran pelaksanaan BOPB di beberapa fakultas, dan menyebarkan selebaran berisi pernyataan tidak benar tentang BOPB.

Rektor UI, Gumilar Rusliwa Somantri, meminta agar mengabaikan surat edaran tersebut karena dinilai menyalahi kewenangan. "Tidak ada pembekuan sama sekali. Pelarangan kegiatan BEM adalah keputusan rektor. Saya akan dialog dan melakukan mediasi antara direktur Kemahasiswaan dan BEM UI," katanya.

Dia menilai para aktivis itu seperti anak kandung sendiri. "Saya ingin melihat mereka dapat sukses dan matang dan bertanggung jawab di masa depan. Jadi, tidak mungkin ada pembatasan apa pun untuk mereka besar nantinya," paparnya

Sementara itu, Ketua BEM UI, Trie Setiatmoko, mengatakan yang mereka lakukan adalah upaya menyampaikan informasi atas kinerja UI dalam proses penentuan BOP terhadap mahasiswa baru angkatan 2009. "Itu hak publik pada umumnya dan hak setiap sivitas akademika UI untuk mengetahui pada khususnya" paparnya, Jumat (21/8).

Berdasarkan keyakinan tersebut,lanjut Trie, BEM UI mengeluarkan media publikasi terkait kinerja Universitas Indonesia dalam proses penentuan biaya operasional pendidikan terhadap mahasiswa baru angkatan 2009. "Memang benar BEM UI menyertakan lambang makara dan tulisan Universitas Indonesia pada media publikasi. Namun, hal itu tidak dimaksudkan untuk tujuan komersil melainkan untuk mempublikasikan kinerja UI dalam proses penentuan BOP terhadap Mahasiswa baru angkatan 2009, yang masih banyak masalah," terang Trie.

Trie menilai pembekuan perizinan kegitan BEM UI telah berjalan sebelum surat edaran itu keluar. "Ospek di kampus biasanya teman-teman BEM yang mengelola, namun kini kami tidak dapat berpartisipasi secara institusi, padahal surat edaran saat itu belum keluar. Jelas ini menghambat kegiatan kemahasiswaan," tuturnya. c03/rif -Republika online)


BEM UI Dibekukan

Friday, 21 August 2009
DEPOK (SI) – Kegiatan kemahasiswaan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) dihentikan.

Pembekuan kegiatan itu tertuang dalam surat edaran UI No 2146/ h2.1/KM/2009 tertanggal 14 Agustus 2009 yang ditandatangani Direktur Kemahasiswaan UI Kamaruddin. Ketua BEM UI Trie Setiatmoko mengungkapkan, pembekuan kegiatan BEM tersebut dampak dari upaya mereka dalam menuntut transparansi biaya operasional pendidikan (BOP) yang dikeluarkan Rektorat UI pada 18 Januari 2008.

Menurut mereka,penentuan biaya kuliah yang berkeadilan yang diusulkan pimpinan UI tidak jelas dan tidak berkeadilan. ”Kami kemudian melakukan advokasi kebijakan tersebut, termasuk memasang spanduk dan baliho untuk menjelaskan kepada mahasiswa lainnya mengenai permasalahan itu,”ungkap Tri di Kampus UI,Depok,kemarin.

Namun, advokasi tersebut ternyata ditanggapi Direktur Kemahasiswaan UI dengan mengeluarkan surat edaran pembekuan kegiatan BEM. BEM UI juga dituduh telah menyebarkan publikasi penyiaran berita yang tidak benar. Surat edaran tersebut bahkan diterbitkan tanpa melalui rekomendasi tim Panitia Penyelesaian Pelanggaran dan Tata Tertib (P3T2).

”Seharusnya, kami bisa memberikan klarifikasi terlebih dulu,”tegasnya. Sementara itu, Rektor UI Gumilar R Somantri membantah ada pembekuan kegiatan BEM UI. Menurut dia,sebagai pimpinan UI, pihaknya tetap membebaskan para mahasiswa untuk menyampaikan aspirasinya. ”Tidak ada pembekuan BEM.

Dalam posisi saya sebagai pimpinan, saya melihat mahasiswa sebagai anak kandung sendiri, dan saya inginkan mereka mengembangkan bakat organisasi,” tegas Gumilar. Meski demikian, Gumilar mengaku, Direktur Kemahasiswaan UI sempat mengirimkan surat kepadanya untuk meminta pembuatan tim investigasi (Tim P3T2) untuk menelusuri kasus tersebut. (a fajrihidayat)-Koran Sindo
Read More
Assalamualaikum wr.wb.
Hai2, udah lama yah gw ga nulis di blog ini. Setelah kemarin sempat mengalami naik-turun roda kehidupan, akhirnya gw berhasil menata hati menyongsong bulan yang suci ini. Kenapa naik-turun, karena setelah gw mendapat kebahagiaan yang udah gw kasih tau di post-an sebelumnya, gw kemudian mendapat 'ujian' berupa tidak dimuatnya tulisan gw di beberapa media =(
tapi, ya sudahlah...Allah PASTI akan kasih yang terbaik buat gw...amin...

Anyhow, dah masuk bulan puasa aja nih...gw mau mengucapkan "Selamat Menunaikan Ibadah Puasa" bagi yang menjalankannya. Semoga puasa kita diterima di sisi Allah SWT dan bukan puasa yang sia-sia karena cuma menahan lapar dan haus saja.amin....

Mengawali bulan puasa ini, Allah ternyata menguji gw untuk lebih sabar lagi dalam menjalani hidup...Tepat semalam sebelum puasa, gw mengalami apa yang gw sebut ujian untuk kesabaran. Sebenernya, hal sepele yang mungkin kalian alami setiap hari. Tapi, buat gw hal ini sangat-amat-tidak-biasa dan gw bener2 habis kesabaran dalam menyikapi masalah ini....Astaghfirullah...

Ceritanya, sore2 Bokap ngajak gw dan adek gw buat jemput Nyokap yang abis penataran dari hotel Treva...Doi bilang ngajak gw dengan iming2 mau dibeliin hokben...trus doi bilang nyokap maksa2 gituh suruh jemput pake mobil...selain itu, doi juga ngajak gw n adek gw buat dijadiin 'tumbal' biar bisa masuk jalan Sudirman yang 3 in 1....Sebenernya, alasan utamanya doi ngajak gw gara2 gak punya uang, jadi minta dibeliin uang bensin dulu pake duit gw....deuuuu
Ya udah, karena kekusaannya sebagai Bapak, jadilah gw dan adek gw terpropaganda buat ikut jemput nyokap. Feeling gw pertamanya udah nggak enak aja, mana waktu itu jam udah menunjukkan pukul lima lewat...Ehhh...bener aja, pas kita mau keluar dari Bintaro, kita liat antrian panjjjaaannnngggggg mobil2 yang mau masuk ke Bintaro, mulai dari Jalan Haji Muhi sampe yang lewat Tanah Kusir...macetttcetttceetttt
Alhamduillah, perjalanan lancar sampe akhirnya di kawasan Senayan...gelagat2 gak enak udah gw cium pas mobil belok ke jalan pintu satu yang tembusannya di sebelah FX....MEnnnnn...MACETNYA PARAH abissss...gileee, gw di mobil awalnya biasa aja...biasalah macet,,,tapi....ngeliat udah stngah jam mobil ga keluar2 dr jalan pintu satu...hati gw mulai"panas"...udah aja deh tuh semua sumpah serapah gw keluarin, nyalah2in bokap, minta turun di tengah jalan...duhduhudhduhudhh...astaghfirullah...gw bener2 kehilangan kesabaran gara2 waktu juga udah memasuki waktu maghrib sementara kita masih terjebak di jalan Sudirman...jujur, gw nggak suka sm bokap yang malah balik nuduh2 nyokap yangg pengen minta dijemput ...gw bilang aja "pokoknya ini salah Bapak" yah...walaupun pada akhirnya Bokap minta maaf cuma tetep aja hati gw panassssss...
Kemacetan ini sempet gw laporin ke prambors, gw kirim sms ke 9123 yang ngabarin kalo jalan sudirman depan FX macet parah...tapi, nggak tau deh dibacain atau nggak...
Yah,,udah akhirnya udah mulai cooling down, dan kita memutuskan berbalik arah pulang, tadinya mau muter di jembatan semanggi,,tapi buset dah mcetnya parrraaahhhh bgt...eh, ya udah kita terusin aja lewat karet-palmerah-simprug...Sampe di simprug kita sholat dulu di esjid komplek pertamina (nah, mungkin gara2 bokap juga udah gak sabar ngeladenin gw, akhirnya doi bilang...ya sebentar dong...bapak juga berusaha buat markir, nana hargai dong usaha bapak...)
yah, karena waktunya udah mepetpetpet, jadi gw langsung caooo...buat sholat maghrib, trus lanjut sholat isya...

sebenernya tuh gw marah2 kayak gitu penyebabnya ada 2 hal :
1. Gw takut ga bisa sholat maghrib soalnya waktunya udah habis
2. Rencana2 gw buat ngobrol bareng 'seseorang' dan satu partner kerja gw jadi ga bisa dijalanin gara2 gw terjebak macet...padahal si 'orang itu' masih ol pas gw udah nyampe rumah...cuman gw MALU..hehehehe

Setelah sholat di masjid itu deh baru gw bisa agak tenang dan bener2 cooling down...Pas sholat maghrib and isya itu gw kan merhatiin jemaah masjid itu banyyyaakkkk banget..Oh, iya ya...ini malem pertama bulan ramadhan, jadi yang taraweh banyyyaaakkkk banget ampe membludak ke luar...WAW....fenomena yang kayak gini nih pasti nggak bisa ditemukan 10 hari menjelang ramadhan berakhirpadahal 10 hari terakhir Allah bener2 obral pahala dan ampunan loh buat kita)...tapi, mudah2an aja prasangka gw salah, semoga jemaah di masjid itu dan di masjid manapun di seluruhh dunia tetep banyak sampe akhir ramadhan dan kalau bisa seterusnya...amin....

Masalah taraweh di mesjid, sebenernya gw pernah bikin tulisan tentang ini, ntar gw post deh di blog ini...Intinya, shalat taraweh kan sunnah, jadi kalo hukumnya sunnah ya nggak wajib dilakukan apalagi sampe sholat di masjid..tapi, berhubung ini bulan ramadhan dan pahala ibadah sunnah jadi dihitungnya sama dengan pahala wajib yah secara tidak langsung ibadah sunnah di bulan ramadhan = ibadah wajib di bulan2 lainnya..So, ga masalah sih lo mau sholat taraweh di mesjid, rumah...atau ga sholat taraweh sama sekali...eh, tapi yg terakhir mudah2an jangan deh..yaaaaa...


Pokoknya gw berniat puasa taun ini JAUH LEBIH BAIK daripada yang tahun lalu...gw juuga bersyukur banget alhamdulillah gw dan keluarga diberi kesempatan melaksanakan ibadah puasa tahun ini semoga bulan puasa ini berkah...amin....

Selamat Berpuasa =)
Wassalamualaikum Wr.Wb.
Read More
Assalamualaikum wr.wb..

alhamdulillah, nilai SP PIH saya di siak NG sesuai dengan harapan dan doa saya selama ini...
Thanks Allah....
Semoga IPS di semester tiga ini jauh lebih tinggi lagi...amin...
Untuk semester 3 saya sengaja hanya ambil 18 SKS yang semuanya merupakan Mata Kuliah Keahlian Wajib. Jadi, semua mata kuliah yang saya ambil merupakan mata kuliah wajib jurusan HI, tidak belanja ke program atau fakultas lain. Alasannya :
1. 'Recovery Time' setelah semester 2 shock dengan IP yang turun drastis
2. Sibuk di kepanitiaan, bem, dll.
3. Sibuk lomba,confernce, dll. 8) deuuu
4. Mau konsentrasi penuh dengan ga ambil banyak2 SKS..->FOKUS
5. ya, mau bersenang2lah intinya..ahahaha

Hal ini udah saya pikirkan masak2. apalagi di semester ini ada dua mata kuliah yang pake pengantar dalam bahasa inggris jadi emang butuh waktu ekstra untuk blajar. Sebenarnya gak apa2 sih klo ambik sampe 21 atau bahkan sampe 24 sks, cuma gw ga mau ntar hasilnya ga maksimal. Toh, klaupun gw ambil 18 sks semester ini gw juga tetep bisa lulus 3,5 taun klo gw mau...dan gw kan emang rencanain kyk gini supaya semester 6 atau 7 bisa exchange...amin...jadi, SKS belanjanya diitung pas gw ambil skalian exchange aja..ehehehe

Semester ini rencananya gw juga mau ambil kursus bahasa lagi, tadinya mau academic writing aja, tapi kayaknya ga ngaruh2 amat deh. mending ambil bahasa lain, ya ga?

Selain itu, kayaknya gw juga mau fokus ngajar di bimbel dan merintis usaha gw buat buka bimbel murah buat anak2 ga mampu...doakan ya kawan ;)

hmmm....gw juga bersyukur, gw menjadi bagian angkatan 2008. Soalnya, PSAF FISIP taun ini rebek bo...pake bikin tugas 4 esai sgala, ada yg ttg PDKK, isu sosial,dll...hmph. males bgt cuy..ehehehe. eh, tapi mereka osjurnya yang dikurangin jangka waktunya, cuma ya mendingan osjur deh dripada ospek fakultas..hhahahhaha
ya udah deh, smangat buat maba2 2009!

Hidup Indonesia!
wassalam wr. wb.

PS : OPTEND Pemira UI udah dibuka, ikut ga ga ya?
Read More
Pancasila. Sebuah kata yang harusnya kita hafal diluar kepala isinya. Ya, karena selama 12 tahun dari SD hingga SMA kita terus didoktrin dengan ideologi yang katanya menjadi perjanjian luhur, falsafah hidup bangsa, pandangan hidup negara, dan lain-lain. Namun, setelah Republik Indonesia merdeka setelah 64 tahun, nilai-nilai pancasila yang dirumuskan oleh para pendiri bangsa tersebut belum benar-benar diterapkan dengan sepenuh hati oleh seluruh masyarakat Indonesia, dan bahkan cenderung memudar sejak zaman reformasi atau pasca orde baru saat ini.Menurut AM Fatwa dalam sebuah wawancara dengan koran Suara Pembaruan 2 tahun lalu mengatakan "Nilai-nilai Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara telah memudar. Bukan hanya pada generasi muda, tapi juga pada diri para tokoh yang ada sekarang ini, yang menjadi penentu masa depan bangsa Indonesia, Kita lihat dari gejala-gejala dan bukti-bukti, sekarang ini nilai-nilai itu sudah memudar. Bukan hanya pada generasi muda," tutur Fatwa, di Jakarta, Minggu (3/6/2007).
Dia berpendapat, semangat dan nilai-nilai Pancasila, seperti saat dilahirkan melalui pidato mantan Presiden Soekarno, mesti diangkat kembali. "Peristiwa penting dan heroik yang mengandung nilai historis, filosofis kenegaraan, sudah banyak dilupakan," ucap politisi dari Fraksi Partai Amanat Nasional itu.
Apa yang membuat nilai-nilai Pancasila memudar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia tentu saja tidak hanya dipengaruhi oleh peristiwa 'penting-yang-mengandung-nilai historis-dan kenegaraan semata'. Selain itu tentu saja ketauladanan dari para pemimpin bangsa yang semakin kemari tidak menempatkan pancasila sebagai acuan tindak dan perilakunya mungkin bisa lebih menjelaskan mengapa selama 64 tahun kemerdekaan pancasila tetap akan menjadi slogan dan hafalan wajib bagi seluruh siswa sekolah dasar hingga menengah di Indonesia. Hal ini senada dengan yang dikatakan oleh HAR Tilaar "Pancasila hanya dijadikan slogan di bibir para pemimpin, tetapi berbagai tindak dan perilakunya justru jauh dari nilai-nilai luhur Pancasila,kurangnya komitmen dan tanggung jawab para pemimpin bangsa melaksanakan nilai-nilai Pancasila tersebut, telah mendorong munculnya kekuatan baru yang tidak melihat Pancasila sebagai falsafah dan pegangan hidup bangsa Indonesia. Akibatnya, terjadilah kekacauan dalam tatanan kehidupan berbangsa, di mana kelompok tertentu menganggap nilai-nilainya yang paling bagus".
Pancasila Sebagai Ideologi Pada zaman orde baru di bawah kepemimpinan Soeharto, Pancasila dijadikan sebagai alat untuk membentuk suatu integrasi nasional dan integrasi sosial, walaupun terkesan dipaksakan dengan menggunakan cara-cara yang koersif. Pemaksaan penanaman ideologi pancasila tersebutlah yang akhirnya membawa dampak bagi sebagian kelompok masyarakat bahwa pancasila sebagai sesuatu yang harus ditelan mentah-mentah dan tidak boleh ditolak. Di lain pihak, ada banyak kelompok yang menentang keras ideologi yang dipaksakan tersebut sehingga dapat dipastikan pelaksanaan nilai-nilai pancasila yang ditanamkan secara represif tidak berhasil menumbuhkan kesadaraan kebangsaan dan kebernegaraan masyarakat Indonesia sepenuhnya pada waktu itu.Setelah orde baru tumbang, nilai pancasila pun sudah tidak lagi ditanamkan secara represif. Nilai-nilai pancasila saat ini malah semakin terabaikan, seperti yang ditulis oleh harian Pikiran Rakyat, hal ini bisa dirasakan dari dicabutnya Tap MPR nomor 2/1978 ttg P4 & dibubarkannya BP7, yang berarti secara formal tidak ada lagi lembaga yang mengkaji dan mengembangkan Pancasila. Selain itu UU nomor 20/2003 tentang pendidikan nasional tidak lagi menyebut Pancasila sebagai pelajaran wajib. Sehingga kedepan generasi muda akan kehilangan makna Pancasila, sebagai jatidiri bangsa yang digali dari bumi sendiri. Sebuah ideologi yang mampu mengakar kuat dalam masyarakat suatu bangsa disebabkan karena ideologi tersebut telah mampu dijasikan sistem hidup dalam segala aspek kehidupan masyarakatnya, bukan hanya sekedar mitos dan angan-angan belaka. Apa yang kita lihat sebagai suatu ideologi pancasila sebenarnya belum menjadi sebuah ideologi yang sekuat ideologi kapitalisme di barat maupun ideologi komunisme di China. Ideologi pancasila hanyalah sebuah angan-angan belaka jika masyarakat Indonesia masih menjadikan ideologi lain sebagai panduan hidupnya. Contoh kecil saat ini, setelah pancasila bukan lagi dijadikan alat untuk memaksa integrasi sosial dan integrasi nasional Indonesia, banyak kelompok yang memproklamirkan ideologi lain untuk dipraktikan di kehidupan berbangsa dan bernegara seperti idologi berdasarkan agama, sosialisme, hingga masyarakat yang pro pada liberalisme dan kapitalisme. Semua berlomba menunjukkan bahwa pancasila saat ini sudah tidak relevan lagi dan ketinggalan zaman.
Pancasila dan Kelima SilanyaApakah benar pancasila sudah tidak relevan lagi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini? Mari kita lihat implementasi dari kelima sila tersebut satu persatu.1. Ketuhanan Yang Maha EsaSempat dikabarkan ada segolongan orang yang ingin mengubah bunyi sila pertama ini ke bentuk aslinya (dalam piagam Jakarta sehingga berbunyi "Ketuhanan yang maha esa dan kewajiban menjalankan syariah islam bagi para pemeluknya"). Namun, tentu saja hal ini ditolak oleh banyak kalangan yang beranggapan bahwa Indonesia bukan negara agama, namun negara yang berdasarkan multikulturalisme. Relevansi sila pertama saat ini juga masih terus digoyang dengan semakin banyaknya penduduk dan warga negara Indonesia yang memproklamirkan dirinya sebagai atheis (tidak bertuhan) maupun agnostik (tidak beragama). Fenomena ini muncul setelah orde baru di mana di KTP yang baru ada pilihan untuk tidak mencantumkan agama yang mereka anut apabila mereka menganut agama lain selain yang diakui oleh pemerintah secara resmi ataupun bagi mereka yang atheis dan agnostik2. Kemanusiaan yang adil dan beradabBeberapa tahun belakangan ini sila kedua tidak lagi bisa dijadikan sebagai patokan bahwa manusia Indonesia adalah manusia yang adil dan beradab. Buktinya, masih banyak kita dengar tindakan-tindakan tidak terpuji seperti pemerkosaan, mutilasi, dan tindakan kriminal lain yang seharusnya tidak dilakukan oleh manusia yang mempunyai adab dan moral. Pemerintah pun memiliki andil besar dalam menurunkan citra manusia Indonesia dengan memperlakukan mereka dengan tidak adil dan tidak beradab. Penggusuran dan penertiban pedagang kaki lima yang dilakukan oleh satpol PP misalnya, menjadi berita yang miris ketika kita melihat para warga yang berasal dari kelas menengah ke bawah tersebut ditendang-tendang dan diperlakukan bukan selayaknya sebagai manusia. Pembagian BLT (bantuan langsung tunai) pun bisa dijadikan sebagai contoh bahwa pemerintah saat ini telah menurunkan harkat dan martabat bangsa dengan mengajarkan manusia Indonesia sebagai orang yang tergantung dan peminta-minta.3. Persatuan IndonesiaSetelah habisnya masa orde baru, sampai saat ini belum ada lagi kekuatan yang dapat menyatukan masyarakat Indonesia ke dalam ikatan nasionalisme yang kuat seperti dahulu. Pancasila yang dahulu dijadikan sebagai alat pemersatu bangsa sekarang mulai hilang dan pudar dimakan waktu, sehingga persatuan Indonesia yang ada saat ini bukan lagi persatuan berdasarkan asas dan ideologi, melainkan persatuan berdasarkan keuntungan dan kebermanfaatan.Hilangnya ikatan nasionalisme tersebut bisa jadi disebabkan oleh orientasi masyarakat Indonesia saat ini yang cenderung ke arah individualis dan eksklusifis.4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilanAdanya pemilihan presiden dan kepala daerah secara langsung sebenarnya mengurangi fungsi lembaga perwakilan rakyat seperti yang tertuang dalam sila keempat pancasila tersebut. Anggota DPR dan DPRD sebagai representatif masyarakat saat ini bukan lagi dilihat sebagai lembaga yang merakyat-memiliki hikmat kebijaksanaan-dan menentukan setiap kebijakannya dengan permusyawaratan. Lembaga legislatif saat ini lebih dilihat sebagai lembaga 'pengkhianat rakyat' karena tidak menjalankan fungsi dan kewajiban sebagaimana mestinya dan banyak mengecewakan rakyat dengan skandal-skandal kotor yang dilakukan oleh para anggotanya. Asas permusyawaratan juga mulai ditinggalkan dan digantikan oleh asas suara terbanyak saat ini yang disebabkan oleh perkembangan demokrasi di Indonesia.5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat IndonesiaSila kelima ini menjadi sangat menarik untuk dibahas sebab ada kata-kata "keadilan sosial" di sini. Beberapa pihak mengartikan keadilan sosial di sini sebagai tanda bahwa Indonesia pada saat pancasila ini dibuat adalah salah satu negara yang cenderung sosialis karena mengutamakan keadilan sosial daripada keadilan individu. Sementara itu, saat ini justru yang terjadi adalah keadilan individu lebih diprioritaskan daripada keadilan sosial. Hal ini terlihat dari gejala persaingan usaha di Indonesia yang menunjukkan tanda-tanda perkembangan ke arah sistem kapitalisme, di mana yang paling banyak memiliki modal, dia yang akan menguasai seluruh pasar. Ekonomi pancasila yang didengung-dengungkan sebagai perwujudan sila kelima ini sudah tidak lagi memiliki tajinya. Paham neo-liberalisme yang masuk ke Indonesia secara tidak langsung menggeser paradigma ekonomi pancasila yang selama ini dibangun secara normatif. Amandemen pasal 33 UUD 1945 juga mengisyaratkan kepada kita bahwa nilai keadilan sosial yang selama ini kita pegang sudah bergeser dari apa yang seharusnya diimplementasikan.
Melihat dari kelima sila di atas dan pengimplementasiannya pada saat ini, sepatutnya kita berpikir kembali apa makna pancasila dalam kehidupan kita masing-masing, khususnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Apa yang sudah dirusmuskan dan disetujui oleh para pemimpin bangsa terdahulu seharusnya menjadi pegangan hidup kita karena mengandung cita-cita luhur bangsa Indonesia. Pancasila setelah 64 tahun kemerdekaan sebaiknya dilihat bukan hanya sebagai slogan ataupun ucapan belaka. Namun, lebih dari itu, sebagai sebuah pegangan yang menjadi pedoman hidup dan falsafah hidup bangsa. Oleh sebab itu, perlu kesadaran dari seluruh elemen bangsa ini jika kita ingin mengembalikan nilai-nilai dalam pancasila sebagaimana mestinya.Pertanyaannya sekarang : sudah sadarkah dan maukah kita untuk mengimplementasikan nilai-nilai dalam pancasila?

ditulis untuk dialektika KSM EP UI Agustus 2009
Read More

"Open Recruitment for staff of "SIMPOSIUM NASIONAL, MEMBANGUN VISI PENDIDIKAN INDONESIA" 6-14 Agustus'09.
available division ; Acara, HPD, Danus, Operasional (Dekorasi, Keamanan&perizinan, perlengkapan, transportasi, konsumsi, medis),
interview on 13-14 Agustus'09 @Yongma, atas takor, FISIP UI... U're very weLcome to join with us... ;)
for a better education, for a better Indonesia... cp : FarciL, 92503650"
Read More
teringat status teman saya di facebook yang dia tulis kemarin....
yep I am EXHAUSTED
to be honest, I am very exhausted with all this jobs, responsibility, tasks, etc....
huahhhh
but, as I commited it first all jobs should be done CLEARLY
yeah....

oohh, my Allah blessed me and give me capibility to work...amien....

hmmm. yesterday it felt like my 'dream' comes true.
he, finally send the message first to me, and we both did a little chat...what a life..hohoho
but today, although he is online, he doesn't say something to me..ahyahayaha (ngarep abis gw)

ngga ah, udah mau puasa, jaga hati, jaga pikiran, jaga perasaan


SEMANGAT BEKERJA! =)

PS: The Hottest Guy of The Month is already selected, he is the man who I saw at !@#$%%^%&^ in last monday..
Read More
biar ga lupa...ga enak kalo gw nulisnya di notes

August 4
6:47pmMohammad

asslmlkm

vina

dah dikasi tau wendah belom ?

6:47pmAvina

waalaikumsalam

oh ya kak...

buat embun spesial kan?

6:48pmMohammad

yup

6:48pmAvina

aduh untung diingetin lagi ama kak inal

6:48pmMohammad

gak usah pake kak vin

6:48pmAvina

hampir aja lupa...

6:48pmMohammad

seumuran kita

hahhaa

6:48pmAvina

loh knapa?

emang kakak tahun brp?

6:48pmMohammad

90

6:48pmAvina

lah tetep tuaan kakak lah

saya kan anak 91\

hhe

6:49pmMohammad

oh iya yah

hahaha

yawdah sanggup kan vin ?

kalo ada apa-apa perlu bantuan, ada kesulitan dan sebagainya

bilang aja ya

6:49pmAvina

hmmmm

ini tuhdeadlinenya kapan yah?

6:50pmMohammad

aturan tanggal 18

tapi sekjen kemaren ngasi tau minta tanggal 12

6:50pmAvina

k wendah blom kirim containt detailnya dll ke email ku

6:50pmMohammad

bentar2

6:51pmMohammad

untuk ramadhan

ada input dari mbak awis

6:52pmAvina

hoooh?

6:52pmMohammad

bisa membahas syubhat seputar ramadhan

6:52pmAvina

maksudnya?

6:52pmMohammad

bentar2

syubhat itu tentang perkara yang tidak diketahui hukumnya

seperti asal mula sholat tarawih di masjid

dsb

bisa juga cari pendapat mahasiswa muslim

tentang apa yang telah ia persiapkan untuk menyambut ramadhan

tausyiah ustad

dll

pokoknya untuk ramadhan ini ada space dua hal

bisa diolah sesuai kreativitas vina sih

bisa juga amalan yang jangan sampai ditinggalkan atau dilakukan di bulan ramadhan

contoh

yang dilakukan

tilawah

tarawih

dibahas keutamaan-keutamaannya

yang dilarang

contoh

gibah

karena bisa menghilangkan pahala puasa

6:58pmMohammad

gimana vina ?

7:00pmAvina

spacenya berapa ya kak?

7:00pmMohammad

1,5

font 12

11/12 lah kurang lebih

7:01pmAvina

maksudnya berapa kata atau karakter?

ada batesnya?

7:01pmMohammad

dua halaman itu

berapa yak

gw lupa lagi

kalo kelebihan

ntar ada editor yang mengedit vin

Read More
assalamualaikum wr.wb.

rencana liburan gw ke malaysia gagal (lagi) gara2 virus H1N1...well, bukan gagal tapi agak tertunda karena panitianya ngundur jadi november...ya elah, lagian itu juga ga liburan juga sih ke sana wong mau jadi adju...hehehe...cuma ga tau deh kemungkinan berangkat jadi atau ga
>>> cashback 1 dari Edi

kelas Academic Writing yang mau gw ambil di bulan Juli ini gak jadi dibuka...alhasil masih luntang-lantung cari tempat les bahasa yang pas, any idea?
>>> cashback 2 dari LBI

kemaren habis aksi gw muter2 Jakarta, ceritanya mau ke Senen beli buku buat persiapa bimbel, dikasih sang investor (baca nenek gw :500rb), ga mau rugi gw naik kereta api dari Palmerah ke Senen, ternyata keretanya muter dulu ke Ancol...waw....pulang2 ga ke rumah, dari matraman naik Busway ke Manggarai, lanjut naik metromini 62 ke Pasar Minggu, terus naik angkot ke Depok...Nenek bilang udah ongkosnya dinaikin aja dari XXX jadi XXXX dikali 2...waw...alhamdulillah
>>> cashback 3 dari Nenek


dan sekarang gw bingung, liburan gw terancam ga kemana2...mau kmana? Ke Bandung? LAGI???huhuuuhuuu

ada tugas nulis dari KSM dan FSI...ada tugas nyari dana buat PLANET..dan ada tugas dari !#@$%$#%#%$%


-bencisamaorangyangsoktau-
Read More
hari pertama saya turun ke jalan....

doakan lancar....


amin....
Read More