libur telah tiba, libur telah tiba, hatiku gembira :D

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Dua hari lagi, insya Allah saya balik ke Jakarta! Tapiiiii, sebelum liburan, masih ada dua exam yang harus saya lewati, IP 6000 dan IP 6001.

Semangat belajar kiasu, yang artinya berusaha sekeras mungkin karena takut gagal, sepertinya sudah terinternalisasi dalam diri saya. Di Singapura, teman-teman bisa melihat betapa gigih para pelajar dan mahasiswa untuk belajar, bahkan mengorbankan akhir pekan mereka, hanya untuk belajar. Saya sendiri merasakan bagaimana (untuk pertama kali dalam hidup saya) berjuang agar tidak gagal dalam ujian harus sekeras ini.

Ya, untuk pertama kalinya, saya berada di kampus hingga jam 1.30 AM hanya untuk belajar. Exam pertama, yakni S6007, tentang metodologi riset dalam studi internasional, alhamdulillah dapat dikerjakan dengan lancar :)

Tentu saja, hal ini merupakan hasil kerja keras dan doa, sebab tantpa kedua hal itu, saya sangsi bisa mengerjakan soal dengan baik. S6007, merupakan mata kuliah dasar yang wajib diambil oleh seluruh mahasiswa RSIS. Kelasnya merupakan kelas besar dan topik-topik yang diajarkan setiap minggunya mencakup dasar-dasar teori HI, metode penelitian (kualitatif), survey, reading social sciences, assessing social scientific claim, pendekatan sejarah dalam HI dan kajian wilayah. Dosen yang mengajar pun juga ganti-ganti, tergantuk topik yang sedang dibahas (yang salah satunya adalah dosen ganteng, Farish Noor dan dosen gaul, Evan Resnick :p). Kelas ini sendiri dikoordinatori oleh Prof Khoong Yuen Fong, yang merupakan dosen di Oxford University dan pernah meraih award untuk disertasi terbaik dalam Strategic Studies.

Mengingat banyaknya bahan yang harus dipelajari (dan istilah-istilah yang harus dihafal), saya, bersama Emir, Diandra dan Mario membentuk kelompok belajar. Tiga hari sebelum ujian, kami mulai berdiskusi dan membahas bahan-bahan yang diajarkan per minggunya. Sebelumnya, kami telah membagi tugas untuk membuat summary bahan-bahan dan kemudian kami diskusikan pada saat bertemu. Hari pertama, kami mulai belajar jam 9.00 pm dan selesai jam 1.30 am. Besoknya, kami mulai belajar jam 8.00 pm dan selesai jam 12.00 am. Hari terakhir kami belajar dua jam untuk membahas soal. Selain belajar kelompok, saya juga belajar sendiri untuk memahami bahan bacaan dan ilmu-ilmu yang telah disampaikan di kelas. Alhamdulillah, hasilnya memuasakan :)

Besok dan lusa saya masih ada exam, strategi belajar kelompok serta belajar individu juga saya terapkan untuk kedua mata kuliah inti IPE ini. Mudah-mudahan hasil akhirnya juga memuaskan seperti S6007. Mohon doanya ya kawan :)

Semangat!


Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Read More
2015 seems to be the "sacred" year for international relations. Many of international institution's ambitious goals are targeted to be completed in 2015. Two of them are Millenium Development Goals and ASEAN Community. It means, UN and ASEAN member states should work vastly to achieve those targets within three years.

Given the current situation, it looks like MDGs and ASEAN Community will not be achieved comprehensively. Some programs are success but many fails (at least has not been achieved within the timeline). Such condition makes initiative to go beyond 2015 is important.

Indonesia, as the "de-facto" leader of ASEAN has proposed the ASEAN Community after 2015. With its tagline, "ASEAN Community in a Global Community of the Nations" has served as a guide line of ASEAN beyond 2015. There might be another declaration of how ASEAN Community beyond 2015 is shaped following the Bali Concord I & II.

Moreover, the UN has established High Level Panel on Global Sustainability, where SBY became together with Liberia's President Ellen Johnson Sirleaf and UK's Prime Minister David Cameroon were appointed has co-chaired. The panel is expected to produce some recommendations on post 2015 global's development agenda.

So, the governments have set up another ambitious goals beyond 2015. Will the goals be more realistic? Let's just see. We hope for the best to advance human development and the betterment of world citizens.

and for myself, I just set up my target to fulfill one half of religion in 2015 or beyond :p
Read More