Langsung ke konten utama

Postingan

Perjalanan Hidup

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.Semoga semua dalam keadaan sehat wal afiat, keluarga juga sehat dan tetap semangat dalam menjalani aktivitas, amin ya rabb.Akhir-akhir ini, saya merasa sangat galau, gelisah dan sepi, overwhelmed dengan kegiatan-kegiatan sosial yang saya ikuti serta mungkin jenuh dengan pekerjaan. Hal itu ditambah selama pandemi dan WFH, intensitas berinteraksi dengan orang di luar rumah yang semakin berkurang serta banyaknya kekesalan pribadi terhadap keadaan yang tidak sempurna di dalam rumah.saya, saat ini sudah berusia 29 tahun, 7 bulan lagi memasuki usia 30 tahun. Saya merasa semakin bertambah usia saya menjadi makin sensitif (baca: lebih cepat marah), jika dihadapkan dengan keadaan/situasi yang tidak saya mau.Flashback lagi, di masa kecil, sebetulnya pun perjalanan hidup yang saya lalui tidak mudah dan mulus. Saya divonis dokter memiliki radang paru-paru dan harus mengikuti prosedur pengobatan intensif hingga umur 4 tahun, yang saya ingat, Saya du…
Postingan terbaru

30 Years of Marriage

Hari ini, tepat 30 tahun yang lalu, Bapak dan Mama secara resmi mengikatkan diri dalam sebuah ikatan perjanjian yang sangat kuat/berat, yakni mitsaqan ghaliza dalam bentuk pernikahan.
Dari pernikahan mereka lahir tiga anak perempuan: Nana (saya), Sasa, dan Lala.
Setelah 30 tahun menikah, tentunya banyak sekali hal yang dijalani dan dialami bersama. Ups and downs, suka duka, bahagia dan sedih, senang, kecewa, marah dan ribuan perasaan lain yang mereka alami. Berbagai peristiwa yang menjadikan ikatan pernikahan mereka masih utuh hingga saat ini, alhamdulillah.
Tidak mudah, tentu amat sangat tidak mudah, 30 tahun hidup bersama seseorang yang memiliki kebiasaan, karakter dan keinginan yang berbeda. Konflik pasti terjadi dalam skala besar maupun skala kecil sehari-hari. Se-simple Bapak nggak mau mandi karena malas tapi kemudian dipaksa sama mama.
Sejak Bapak menderita penyakit stroke 3 tahun yang lalu, kondisi pernikahan ini tentu menghadapi perubahan besar. Sebagai anak pertama yang telah mem…

Komentar Orang Lain

Gw hidup di zaman kemajuan teknologi lebih cepat dari kebijaksanaan berpikir manusia-manusia modern. Ketika lo berusia 29 tahun, masih single, tidak menunjukkan adanya tanda-tanda menikah dalam waktu dekat, plus badan lo termasuk kategori "super plus size", kira-kira apa yang keluarga dekat lo komentari tentang lo?
Yak, orang-orang yang dianggap (menganggap diri mereka) dekat sama kita berusaha, berlomba menasehati, memaksakan kehendak hingga menekan, supaya kita cepat nikah, cepat punya jodoh, cepat kurus, dan lain-lain.
Sebagai seorang idealis, gw kecewa untuk setiap pernyataan dan komentar (yang gw anggap) menyakitkan, se-simple "tidak memberikan apresiasi terhadap makanan yang gw berikan" atau bahkan "memforward foto dan kontak orang yang ga mereka kenal"supaya gw bisa kenalan sama orang tersebut, siapa tahu jodoh, katanya.
Gosh.
I am tired.
Sick!
Gw capek hati, gw kesel. Why don't they try to understand me?
After all this "pleasure" things tha…

DNF: Do Not Finish

Hello,  It's now 14 Ramadhan 1441H already, and time flied soooo fasssttttt.
Did I enjoy it? My Father once said, if you feel that time runs so fast, you've must enjoyed what you have done and experienced.
Alhamdulillahirabbil'alamin, 'ala kulli hal.
Udah dari beberapa hari yang lalu saya mau menulis tentang tema ini, "DNF", tapi lagi-lagi kemalasan atau lebih tepatnya "kesibukan" yang lain selalu memberikan excuse untuk tidak menulis, haha.
Jadi, tema ini terinspirasi dari sebuah thought yang muncuk di otak saya beberapa hari terakhir. Sebuah refleksi atas pertanyaan kenapa gw belum menikah? Ahahahahahahahhahahahhahahhahhahahahhahhahahahahaha. Galau? Nggak sih, nggak salah lagi, wkwkwkwkwk. Yah, seperti yang kalian ketahui, tahun ini saya diberikan anugrah untuk melanjutkan hidup di tahun ke-29, di masa pandemi COVID-19 ini, dalam keadaan masih lajang. Sebuah anugrah dan kesyukuran yang harus senantiasa saya ingat, di mana tidak semua orang memiliki keisti…

Kajian All Day - Kemampuan Multitasking yang Meningkat

3 Ramadhan 1441 H

1. Webinar "Kembali ke Titik Awal" bersama Ust. Weemar Aditya, pukul 10.30-12.00 WIB

key takeaways:
- Hidup selalu bisa di-"restart", selama masih ada waktu.
- kuncinya TAUBAT
- Setiap Idul Fitri, kita kembali ke fitrah, jadilah manusia yang selalu berusaha untuk membersihkan hati dan jiwa.

2. Diskusi FC Kebijakan Publik dan Liberal Arts, pukul 15.30 - 16.00 WIB (harusnya sampai pukul 17.00 WIB)

key takeaways:
- Pentingnya kebijakan One Map untuk semua perencanaan pembangunan.
- WRI kerjasama dengan pemerintah, terkait proyek One Map policy. Lead di pemerintah untuk urusan ini ada di Kemenko Perekonomian.

3. Live IG Traventure, CURAM "Menjadi Produktif Selama WFH", narasumber Cile dan moderator Husni, pukul 16.00 - 17.00 WIB

key takeaways:
- it's okay not to be productive in this current pandemic situation
- start your day STRONG
- if you have an idea, share it with your friends. The execution may need help from others.

4. U2U, "…

Ramadhan Kali Ini (1 Ramadhan 1441 H)

Tidak ada tarawih di masjid.
Tidak ada buka puasa bersama.
Tidak ada tarhib Ramadhan dan majelis-majelis ilmu serta kajian ustad-ustad dari masjid.
Semua di rumah aja.

Pandemi COVID-19 telah mengubah segalanya.
Semoga kita senantiasa dijaga oleh Allah SWT.
Dan semoga, Ramadhan kali ini menjadi Ramadhan terbaik dalam hidup kita.
Lebih khusyu' dan ikhlas dalam beribadah.
Lebih banyak bersedekah dan berbuat baik, menyedikitkan hal-hal yang tidak perlu.
Lebih meningkatkan tali silaturahim.

Semoga kita semua bisa memaknai Ramadhan kali ini, menjadi manusia yang lebih baik dan meraih gelar manusia bertakwa sesuai dengan tujuan ibadah puasa.

Salam,

Jakarta-24/4/2020

Semarang, 2019

hi, how are you!

It's been some days without seeing my colleagues faces offline. More than three weeks since the idea of social/physical distancing, turn off all the public gathering and outdoor activities.

This is a moment to remember.

Stay at home, because the world is sinking. COVID19 pandemic is the worse thing that could happened in just less than 3 months since it is announced. Cities are being locked down. People suffer, more than ever. Many lost their jobs, their business, even their loved ones because of this virus.

So sad.

Well,after I renewed this blog domain, I feel that I am obliged to write as much as possible in this website. Yeah. because I am the one who use my name as a blog site in this entire universe, haha.

So, what's the point of writing the title of this post?

Last year, coincidentally, I visited Semarang three times.

First, in February 2019 to attend Mbak Myta's wedding reception.

Second and third, during my #roadtriprandom journey in December 2019.