Langsung ke konten utama

Instant Messenger, Instant culture

Nowadays, we can't separate the term of youth and online media. If we talk much about youth and their activities, it must be something that always have a connection with online media. Social networking websites, instant messenger, search engine, e-newspaper, and many other online media are mastered by the young people. Young people who used to be the maker and also the user. Especially, young people in big cities who can access the 24-hour unlimited internet may probably do their all activities online. From working, learning, until dating, they can do it on internet.
As a technology invention always have two side of utilities, it is also apply in online media. For youth, online media gives many useful things. Social networking websites can connect people all over the world, no matter where they seated. Therefore, we may make some links that can be useful for our works, career, and other activities. For youth people, social networking websites such as facebook, friendster, plurk, twitter, and other is a lifestyle. Event, opening the facebook is an obligate ritual when the people-especially- youth open the internet. Like social networking websites, instant messenger also become more popular in youth activities. We may see that chatting with IM give us an extraordinary pleasure, especially if we use it in order to approach our opposite sex. For some people, IM is very useful for business, doing negotiation, and accept some works.
But, there also negative impact in IM and using online media. Youth lifestyle become more horrible, because they want all things done by internet. This is what we called "Instant Culture". If you found that an elementary school student never ask to their teacher about studies that they don't understand, it is because there is Wikipedia, Google, and many other online encyclopedia that they could ask for. Plagiarism is also one of online media excess, many students may not work originally because they can search the task topics on search engine, then copy paste to their new document. The biggest bad effect on IM and other online media is the growth of pornography. By now, youth can do sex before marriage by online, via IM that connected with Webcam. It is very dangerous, because as the youth, growth in east culture that have morality and ethic, it is worse to do sex before marriage, moreover if it is done by online media.
I hope, government and all elements of society give their concern on this problem. Government should have more strict rule in order to save our culture and morality. Society itself should build moral consciousness to make the youth understand that instant culture not always bring good effect, but also give the harmfulness for us.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Operasi Abses Kelenjar Bartholini

Assalamu'alaikum wr. wb.
Apa kabar kawan2? Semoga selalu dalam keadaan sehat wal afiat serta tetap semangat menjalani aktifitas.
Apa kabar saya?

Alhamdulillah, keadaan saya hari ini jauh lebih baik dari kemarin maupun beberapa hari yang lalu. Teman2 yang baca postingan saya sebelumnya mungkin telah mengetahui bahwa beberapa hari ke belakang saya menderita suatu penyakit yang membuat saya susah duduk, bangun dan berjalan. Sampai - sampai saya harus masuk UGD untuk disuntik obat penghilang rasa sakit di pantat saking tidak tahannya.
Ternyata, setelah pulang dari UGD, obat penghilang rasa sakit itu hanya bertahan satu malam. Keesokan harinya, saya mengalami sakit yang sama. Susah duduk, bangun dan berjan. Terkadang, rasanya perih sekali, sampai-sampai saya menangis karena tidak dapat menahan sakitnya. Namun, karena sudah diberikan salep dan obat penghilang rasa sakit beberapa saat sakitnya mereda. Bahkan dua hari kemudian saya memberanikan diri untuk pergi ke Jurong Point sendirian memb…

PKS dan Kampus

Assalamualaikum Wr.Wb.

Iseng, lagi googling ttg "Majelis Syuro SALAM UI" eh malah nemu di thread ini http://forum.dudung.net/index.php?topic=14562.20;wap2

padahal, tadinya gw mau ngebandingin aktivitas LDK2 di universitas2 di Indonesia, macam Salam UI dan Gamais ITB...yo weis lah....
skg saatnya dibuka semuanya....

yang mau tau siapa mereka?apa saja yang mereka lakukan? yuk intip curhatan mba Arbania Fitriani ex-kader PKS

Saya waktu mahasiswa adalah kader PKS mulai dari 'am sirriyah sampai ke 'am jahriyah. Mulai dari saya masih sembunyi-sembunyi dalam berdakwah, sampai ke fase dakwah secara terang-terangan, sejak PKS masih bernama PK sampai kemudian menjadi PKS. Dalam struktur pengkaderan PKS di kampus, ada beberapa lingkaran,yakni lingkaran inti yang disebut majelis syuro'ah (MS), lingkaran ke dua yakni majelis besar (MB), dan lingkaran tiga yang menjadi corong dakwah seperti senat (BEM), BPM (MPM), dan lembaga kerohanian islam. Jenjangnya adalah mulai dari lembaga d…

Persiapan Kuliah di Luar Negeri (part 1)

Banyak orang yang bertanya2,  bagaimana cara gw bisa mendapatkan beasiswa, S2 ke luar negeri?
Hmm, pertanyaan yang sebetulnya bisa dijawab dengan jawaban yang berbeda-beda dari bermacam-macam orang. Alhamdulillah, gw diberi kesempatan oleh Allah untuk melanjutkan kuliah di Singapura dengan full beasiswa. Persiapan gw untuk melanjutkan kuliah ini sebetulnya kurang lebih gw siapkan sejak 6 bulan sebelumnya. Pertama, cari-cari info tentang syarat2 untuk S2 di luar negeri. Rata-rata aplikasi untuk S2 atau S3 di luar negeri udah dibuka di akhir tahun sampai awal tahun berikutnya (November - April). Karena dulu gw kepengen banget kuliah di Oxford, jadi patokan gw untuk apply S2 ya ke sana. Masing-masing universitas punya syarat pendaftaran yang beda-beda. Umumnya, untuk jurusan sosial, jurusan semacam HI, politik lebih tepatnya, cuma butuh nilai TOEFL/IELTS, surat rekomendasi, esay dan ijazah. Alhamdulillah banget, gw waktu itu dapet contoh surat rekomendasi dan esay buat apply S2 dari kak …