Langsung ke konten utama

Menjadi Istri



Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Taqabalallahu minna wa minkum, selamat idulfitri ya teman2, mohon maaf lahir dan batin!

Setelah beberapa bulan ga update, karena menikmati peran baru sebagai istri (haish alasan haha), akhirnya gw update lagi blog ini.

Sesuai judul tulisannya, menjadi istri. Sesuatu yang sudah lama gw harapkan dan gw imajinasikan. Tetapi jujur, saat menjalani peran baru ini gw kaget wkwk

Lebih kepada, o la la, se-heavy itu ya tanggung jawab dan kewajibannya, walaupun ada hak juga yang wajib dipenuhi suami wkwk.

Jujur, masih adaptasi banget, sebagai pasangan dan teman seumur hidupnya Ichwan (insya Allah, amin). Kita sebenernya tipe yang easy going sih, kalo gw bisa bilang ya. Ichwan ga nuntut gw harus bisa masak, nyiapin semua kebutuhannya, ya kecuali bisa beberes rumah sih hahaha.

Tapi beneran, kerjaan domestik ini semakin kerasa sebagai salah satu tanggung jawab sebagai istri. Gw tuh sampe skg masih blm nemu pola, masak apa ya hari ini, kapan waktu yang tepat untuk bangun tidur, kapan enaknya ngerjain pekerjaan rumah tangga, kapan A dan kapan B. Semuanya berjalan mengalir begiru aja, tanpa rencana, ahahaha.


Ah ya, mungkin kata kuncinya, buat rencana dan jadwal hidup. WKWK.


Alhamdulillahirabbilalamin, gw bersyukur banget sama Allah masih diberikan nafas dan di samping gw masih ada suami yang baikkkk, pengertian, perhatian dan tanpa gw ngomong dia bisa nebak isi pikiran gw haha.


Makasih ya Allah…


Makasih ya Mas Ichwan :)


Xoxo,


Avina

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Operasi Abses Kelenjar Bartholini

Assalamu'alaikum wr. wb. Apa kabar kawan2? Semoga selalu dalam keadaan sehat wal afiat serta tetap semangat menjalani aktifitas. Apa kabar saya? Alhamdulillah, keadaan saya hari ini jauh lebih baik dari kemarin maupun beberapa hari yang lalu. Teman2 yang baca postingan saya sebelumnya mungkin telah mengetahui bahwa beberapa hari ke belakang saya menderita suatu penyakit yang membuat saya susah duduk, bangun dan berjalan. Sampai - sampai saya harus masuk UGD untuk disuntik obat penghilang rasa sakit di pantat saking tidak tahannya. Ternyata, setelah pulang dari UGD, obat penghilang rasa sakit itu hanya bertahan satu malam. Keesokan harinya, saya mengalami sakit yang sama. Susah duduk, bangun dan berjan. Terkadang, rasanya perih sekali, sampai-sampai saya menangis karena tidak dapat menahan sakitnya. Namun, karena sudah diberikan salep dan obat penghilang rasa sakit beberapa saat sakitnya mereda. Bahkan dua hari kemudian saya memberanikan diri untuk pergi ke Jurong Point

Persiapan Kuliah di Luar Negeri (part 1)

Banyak orang yang bertanya2,  bagaimana cara gw bisa mendapatkan beasiswa, S2 ke luar negeri? Hmm, pertanyaan yang sebetulnya bisa dijawab dengan jawaban yang berbeda-beda dari bermacam-macam orang. Alhamdulillah, gw diberi kesempatan oleh Allah untuk melanjutkan kuliah di Singapura dengan full beasiswa. Persiapan gw untuk melanjutkan kuliah ini sebetulnya kurang lebih gw siapkan sejak 6 bulan sebelumnya. Pertama, cari-cari info tentang syarat2 untuk S2 di luar negeri. Rata-rata aplikasi untuk S2 atau S3 di luar negeri udah dibuka di akhir tahun sampai awal tahun berikutnya (November - April). Karena dulu gw kepengen banget kuliah di Oxford, jadi patokan gw untuk apply S2 ya ke sana. Masing-masing universitas punya syarat pendaftaran yang beda-beda. Umumnya, untuk jurusan sosial, jurusan semacam HI, politik lebih tepatnya, cuma butuh nilai TOEFL/IELTS, surat rekomendasi, esay dan ijazah. Alhamdulillah banget, gw waktu itu dapet contoh surat rekomendasi dan esay buat apply S2 dari kak

PKS dan Kampus

Assalamualaikum Wr.Wb. Iseng, lagi googling ttg "Majelis Syuro SALAM UI" eh malah nemu di thread ini http://forum.dudung.net/index.php?topic=14562.20;wap2 padahal, tadinya gw mau ngebandingin aktivitas LDK2 di universitas2 di Indonesia, macam Salam UI dan Gamais ITB...yo weis lah.... skg saatnya dibuka semuanya.... yang mau tau siapa mereka?apa saja yang mereka lakukan? yuk intip curhatan mba Arbania Fitriani ex-kader PKS Saya waktu mahasiswa adalah kader PKS mulai dari 'am sirriyah sampai ke 'am jahriyah. Mulai dari saya masih sembunyi-sembunyi dalam berdakwah, sampai ke fase dakwah secara terang-terangan, sejak PKS masih bernama PK sampai kemudian menjadi PKS. Dalam struktur pengkaderan PKS di kampus, ada beberapa lingkaran,yakni lingkaran inti yang disebut majelis syuro'ah (MS), lingkaran ke dua yakni majelis besar (MB), dan lingkaran tiga yang menjadi corong dakwah seperti senat (BEM), BPM (MPM), dan lembaga kerohanian islam. Jenjangnya adalah mulai dari