Langsung ke konten utama

Semarang, 2019

hi, how are you!

It's been some days without seeing my colleagues faces offline. More than three weeks since the idea of social/physical distancing, turn off all the public gathering and outdoor activities.

This is a moment to remember.

Stay at home, because the world is sinking. COVID19 pandemic is the worse thing that could happened in just less than 3 months since it is announced. Cities are being locked down. People suffer, more than ever. Many lost their jobs, their business, even their loved ones because of this virus.

So sad.

Well,after I renewed this blog domain, I feel that I am obliged to write as much as possible in this website. Yeah. because I am the one who use my name as a blog site in this entire universe, haha.

So, what's the point of writing the title of this post?

Last year, coincidentally, I visited Semarang three times.

First, in February 2019 to attend Mbak Myta's wedding reception.

Second and third, during my #roadtriprandom journey in December 2019.

Why Semarang?

The first is because Mbak Myta's hometown, of course.

The second and third, because Fahmi, one of the #roadtriprandom participant stayed there.
Actually, I could ask him to go to Jakarta instead that I need to drive to Semarang back and forth alone (well, accompanied by teh Sifat sih haha). I am doubtful though he was willing to do it haha. Selain ga efisien, awalnya memang dari Jakarta ada kak Uga yang nyetirin tapi kemudian beliau bail out beberapa hari sebelum berangkat. Yo wis lah.

Jadi, kenapa Semarang?

1) It was the first time I visited the famous Lawang Sewu. Accompanied by Fahmi, yes in February 2019 I asked him to accompany me visiting some tourist places.

2) Finally, visited Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) walaupun waktu itu ga masuk ke dalamnya karena lagi datang bulan.

3) Nyobain cake Pelangi yang kata mba Aisy enak banget (dan memang enak!) dan ketemu Anin-Pram after their marriage in 2016.

4) First time tek tokan naik kereta api ekonomi dan ekonomi premium dalam satu hari! Capeknya jangan ditanya ya sis.

5) And the first city which I reached by driving more than 400km alone.

Yes, Semarang in 2019 will always be memorable for me.

xoxo

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Operasi Abses Kelenjar Bartholini

Assalamu'alaikum wr. wb.
Apa kabar kawan2? Semoga selalu dalam keadaan sehat wal afiat serta tetap semangat menjalani aktifitas.
Apa kabar saya?

Alhamdulillah, keadaan saya hari ini jauh lebih baik dari kemarin maupun beberapa hari yang lalu. Teman2 yang baca postingan saya sebelumnya mungkin telah mengetahui bahwa beberapa hari ke belakang saya menderita suatu penyakit yang membuat saya susah duduk, bangun dan berjalan. Sampai - sampai saya harus masuk UGD untuk disuntik obat penghilang rasa sakit di pantat saking tidak tahannya.
Ternyata, setelah pulang dari UGD, obat penghilang rasa sakit itu hanya bertahan satu malam. Keesokan harinya, saya mengalami sakit yang sama. Susah duduk, bangun dan berjan. Terkadang, rasanya perih sekali, sampai-sampai saya menangis karena tidak dapat menahan sakitnya. Namun, karena sudah diberikan salep dan obat penghilang rasa sakit beberapa saat sakitnya mereda. Bahkan dua hari kemudian saya memberanikan diri untuk pergi ke Jurong Point sendirian memb…

PKS dan Kampus

Assalamualaikum Wr.Wb.

Iseng, lagi googling ttg "Majelis Syuro SALAM UI" eh malah nemu di thread ini http://forum.dudung.net/index.php?topic=14562.20;wap2

padahal, tadinya gw mau ngebandingin aktivitas LDK2 di universitas2 di Indonesia, macam Salam UI dan Gamais ITB...yo weis lah....
skg saatnya dibuka semuanya....

yang mau tau siapa mereka?apa saja yang mereka lakukan? yuk intip curhatan mba Arbania Fitriani ex-kader PKS

Saya waktu mahasiswa adalah kader PKS mulai dari 'am sirriyah sampai ke 'am jahriyah. Mulai dari saya masih sembunyi-sembunyi dalam berdakwah, sampai ke fase dakwah secara terang-terangan, sejak PKS masih bernama PK sampai kemudian menjadi PKS. Dalam struktur pengkaderan PKS di kampus, ada beberapa lingkaran,yakni lingkaran inti yang disebut majelis syuro'ah (MS), lingkaran ke dua yakni majelis besar (MB), dan lingkaran tiga yang menjadi corong dakwah seperti senat (BEM), BPM (MPM), dan lembaga kerohanian islam. Jenjangnya adalah mulai dari lembaga d…

Persiapan Kuliah di Luar Negeri (part 1)

Banyak orang yang bertanya2,  bagaimana cara gw bisa mendapatkan beasiswa, S2 ke luar negeri?
Hmm, pertanyaan yang sebetulnya bisa dijawab dengan jawaban yang berbeda-beda dari bermacam-macam orang. Alhamdulillah, gw diberi kesempatan oleh Allah untuk melanjutkan kuliah di Singapura dengan full beasiswa. Persiapan gw untuk melanjutkan kuliah ini sebetulnya kurang lebih gw siapkan sejak 6 bulan sebelumnya. Pertama, cari-cari info tentang syarat2 untuk S2 di luar negeri. Rata-rata aplikasi untuk S2 atau S3 di luar negeri udah dibuka di akhir tahun sampai awal tahun berikutnya (November - April). Karena dulu gw kepengen banget kuliah di Oxford, jadi patokan gw untuk apply S2 ya ke sana. Masing-masing universitas punya syarat pendaftaran yang beda-beda. Umumnya, untuk jurusan sosial, jurusan semacam HI, politik lebih tepatnya, cuma butuh nilai TOEFL/IELTS, surat rekomendasi, esay dan ijazah. Alhamdulillah banget, gw waktu itu dapet contoh surat rekomendasi dan esay buat apply S2 dari kak …