Langsung ke konten utama

Mindfulness

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Haloooo, lama tak jumpa ya, lebih dari 5 bulan sejak tulisan terakhir dan saya belum menulis apapun di blog ini sejak pergantian tahun.
Alhamdulillah, masih diberikan kesempatan oleh Allah SWT untuk bertemu bulan Ramadhan 1440H, semoga senantiasa dimudahkan dan dilancarkan dalam menjalankan ibadah serta berbuat amal kebaikan di bulan suci ini.

Target puasa saya kali ini, saya ingin puasa saya maksimal dan berkualitas. Bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga mengontrol diri dari hal2 yang tidak perlu seperti bergosip, negative thinking dan malas. Ah ya, soal ini, masih banyak pe er untuk diri saya, saya juga ingin lebih mindful dalam menjalana kehidupan sehari-hari.

Istilah "Mindfulness" pertama kali saya dengar dari Mba Tala, sebuah kajian dalam bidang psikologi yang mendorong manusia untuk bersikap lebih bijak dan "mindful" dengan segala hal yang dia lakukan. "Mindfulness" mengajarkan kita untuk selalu bersyukur dan menikmati detik kehidupan. Beberapa literatur yang saya baca juga mengajarkan "Mindfulness" sebagai hal yang dapat mengontrol tindakan manusia dari "impulsiveness" dan buru-buru. Dua hal yang juga tidak dianjurkan dalam Islam.

Saya rasa bulan Ramadhan adalah bulan yang tepat untuk melatih kebiasaan "Mindfulness" ini. Selamat berpuasa ya teman-teman :)

Salam,

Avina

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Operasi Abses Kelenjar Bartholini

Assalamu'alaikum wr. wb.
Apa kabar kawan2? Semoga selalu dalam keadaan sehat wal afiat serta tetap semangat menjalani aktifitas.
Apa kabar saya?

Alhamdulillah, keadaan saya hari ini jauh lebih baik dari kemarin maupun beberapa hari yang lalu. Teman2 yang baca postingan saya sebelumnya mungkin telah mengetahui bahwa beberapa hari ke belakang saya menderita suatu penyakit yang membuat saya susah duduk, bangun dan berjalan. Sampai - sampai saya harus masuk UGD untuk disuntik obat penghilang rasa sakit di pantat saking tidak tahannya.
Ternyata, setelah pulang dari UGD, obat penghilang rasa sakit itu hanya bertahan satu malam. Keesokan harinya, saya mengalami sakit yang sama. Susah duduk, bangun dan berjan. Terkadang, rasanya perih sekali, sampai-sampai saya menangis karena tidak dapat menahan sakitnya. Namun, karena sudah diberikan salep dan obat penghilang rasa sakit beberapa saat sakitnya mereda. Bahkan dua hari kemudian saya memberanikan diri untuk pergi ke Jurong Point sendirian memb…

PKS dan Kampus

Assalamualaikum Wr.Wb.

Iseng, lagi googling ttg "Majelis Syuro SALAM UI" eh malah nemu di thread ini http://forum.dudung.net/index.php?topic=14562.20;wap2

padahal, tadinya gw mau ngebandingin aktivitas LDK2 di universitas2 di Indonesia, macam Salam UI dan Gamais ITB...yo weis lah....
skg saatnya dibuka semuanya....

yang mau tau siapa mereka?apa saja yang mereka lakukan? yuk intip curhatan mba Arbania Fitriani ex-kader PKS

Saya waktu mahasiswa adalah kader PKS mulai dari 'am sirriyah sampai ke 'am jahriyah. Mulai dari saya masih sembunyi-sembunyi dalam berdakwah, sampai ke fase dakwah secara terang-terangan, sejak PKS masih bernama PK sampai kemudian menjadi PKS. Dalam struktur pengkaderan PKS di kampus, ada beberapa lingkaran,yakni lingkaran inti yang disebut majelis syuro'ah (MS), lingkaran ke dua yakni majelis besar (MB), dan lingkaran tiga yang menjadi corong dakwah seperti senat (BEM), BPM (MPM), dan lembaga kerohanian islam. Jenjangnya adalah mulai dari lembaga d…

S3 atau Nikah dulu?

Kemarin saya baru kenalan dengan Mbak Margie, yang baru saja diterima menjadi salah satu Research Analyst di RSIS.

Beliau ini adalah lulusan Mechanical Engineering di NUS, yang kemudian melanjutkan masternya di Universitas Pertahanan Indonesia (UNHAN) dan King's College, London. Sebagai peraih dua gelar master dan lulusan Teknik Mesin di NUS, tentu saja keahlian dan tingkat kecerdasan beliau tidak usah kita pertanyakan lagi.

Sayangnya, di usia mbak Margie yang mungkin 10 tahun di atas saya, beliau masih single. Pernyataan ini tiba-tiba terlontar, setelah pak Ardian, rekan saya dari TNI bertanya, apakah setelah ini mau melanjutkan S3 langsung atau ke mana. Mbak Margie yang mungkin terdesak oleh social pressure dan merasa membutuhkan seorang pendamping dengan segera menjawab, "tentu saja menikah dulu Pak..."

Diskusi pun berlanjut dengan tanggapan Pak Paulus, salah seorang rekan dari TNI juga yang berkelakar, "wah, sudah punya 2 gelar master agak susah lho Mbak untuk m…