Langsung ke konten utama

Menyapa

Assalamu'alaikum.

Halo, apa kabar?

Ini postingan pertama saya di tahun 2018. Wow, berarti sudah hampir 10 tahun usia blog ini mendokumentasikan perjalanan hidup saya, mulai namanya "My Life at HI UI" sampai sekarang punya domain .com sendiri hahaha

Oh well, apa kabar?

Pagi ini saya dapat sms dari Nenek, isinya:
"Apa kabar nana, hari ini nenek ke Ciputat, nana ng (ngga) di rumah kata ibu Novi, udah lama nenek nggak ketemu dengan nana"

Dan sebelum saya balas sms itu, nenek sudah mampir ke rumah :")

Saya terenyuh dengan setiap sms, pesan whatsapp dan pertanyaan apakabar.

Beberapa hari yang lalu ada salah seorang junior saya di HI UI yang menyapa dan mengajak bertemu, kemarin pun salah satu teman saya di Indonesia Mengajar menyapa singkat di whatsapp.

Jujur, saya merasa sangat bahagia karena sebuah sapaan berarti sebuah ingatan dan sebuah perhatian. Seringkali saya merasa "paling ga bakal ada yang merhatiin gw", ternyata salah banget haha. Beberapa orang ternyata se-peduli itu sama saya, walaupun saya bukan artis hahaha. Bahkan kemarin malam salah satu teman menanyakan bagaimana perjalanan ke Ternate. 

Ah, terlalu banyak yang harus disyukuri di 2018 ini, se-simple sapaan "Halo, apa kabar?"

kind regards,

dari yang senang sekali mendapatkan sapaan :) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Operasi Abses Kelenjar Bartholini

Assalamu'alaikum wr. wb. Apa kabar kawan2? Semoga selalu dalam keadaan sehat wal afiat serta tetap semangat menjalani aktifitas. Apa kabar saya? Alhamdulillah, keadaan saya hari ini jauh lebih baik dari kemarin maupun beberapa hari yang lalu. Teman2 yang baca postingan saya sebelumnya mungkin telah mengetahui bahwa beberapa hari ke belakang saya menderita suatu penyakit yang membuat saya susah duduk, bangun dan berjalan. Sampai - sampai saya harus masuk UGD untuk disuntik obat penghilang rasa sakit di pantat saking tidak tahannya. Ternyata, setelah pulang dari UGD, obat penghilang rasa sakit itu hanya bertahan satu malam. Keesokan harinya, saya mengalami sakit yang sama. Susah duduk, bangun dan berjan. Terkadang, rasanya perih sekali, sampai-sampai saya menangis karena tidak dapat menahan sakitnya. Namun, karena sudah diberikan salep dan obat penghilang rasa sakit beberapa saat sakitnya mereda. Bahkan dua hari kemudian saya memberanikan diri untuk pergi ke Jurong Point

Aku Takut

 Tragedi stadion Kanjuruhan malam minggu lalu benar-benar membuat aku shock. Sedih dan marah sekali. Kukira di pagi hari aku melihat running text TVone beritanya ada total 129 penonton yang meninggal dalam waktu satu tahun atau mungkin akumulasi semua total korban tewas selama pertandingan sepak bola di Indonesia diadakan. Ternyata bukan, angka tersebut merupakan angka manusia yang hilang nyawanya dalam satu malam . Innalillahi wa inna ilaihi roji'un Bencana kemanusiaan. bukan tragedi. bisa jadi settingan? Naudzubillahi min dzalik, jikalau ini memang di-setting untuk mengguncangkan tanah air dengan ratusan nyawa melayang dalam semalam. Terlepas apapun motifnya, penembak gas air mata (dan yang memberi perintah) harus dihukum seberat2nya.  Di mana rezim yang melindungi? ratusan korban hilang seketika dalam hitungan jam.  Sementara para petinggi masih bisa haha hihi memikirkan perputaran uang yang terhenti sementara karena bencana itu. Ya Allah, lindungilah kami semua. Kami dan keluar

Untuk Ibu yang Anaknya Sedang Sakit (dan masuk rumah sakit)

 Hi Ibu, apa kabar? Pasti lelah, gelisah, takut, galau, marah... Merasa bersalah sama diri sendiri, kok bisa anakku sampai kayak gini, sampai masuk rumah sakit, bahkan dipasang alat2 yang membuat anak resah seperti infus dan selang oksigen. Ibu, kamu tidak sendiri. it's okay untuk merasa capek dan lelah, menangis histeris maupun sesenggukkan.  Ibu, jangan lupa makan, kata perawat.  Tapi beban pikiran yang sangat berat ini seakan memakan semua makanan yang bisa kita makan sehingga tidak satupun makanan yang bisa dicerna dengan baik oleh sistem pencernaan. Malah, berat badan semakin hari semakin turun karena memikirkan "why my child is sick?" Saya berdoa untuk semua Ibu yang anaknya sedang sakit (dan dirawat di rumah sakit), semoga Allah swt berikan kesehatan paripurna untuk Ananda. Semoga Ibu dan Ayah selalu dikuatkan, diberikan kesehatan, keluasan serta keberkahan saat menemani dan merawat Ananda yang sakit. Laa ba'san thohuron... Di akhir 2022, Kemilau masuk rumah sa