Langsung ke konten utama

Dua Hal yang (kebanyakan orang, hampir selalu) Salah Mengira dari Seorang Avina Nadhila

1. Rumah

Saat ini saya berdomisili di Bintaro, JAKARTA SELATAN!


Iya, hampir setiap orang yang saya temui kalo tahu rumah saya di Bintaro, mereka akan mengira itu di Tangerang (selatan).

Well, Bintaro sebenernya terbagi dua, ada yang masih masuk ke daerah administratif Kota Jakarta Selatan. Sebagian besar lainnya masuk ke wilayah Tangerang Selatan, Banten. Kemarin pas pilkada DKI saya memiliki hak pilih karena domisili KTP saya di Jakarta Selatan, wkwk.

Jadi, harap dicatat, saya adalah warga sah DKI Jakarta yang berdomisili di Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan.


2. Kampus

Saya menyelesaikan pendidikan S2 di sebuah kampus di Singapura, yakni S. Rajaratnam School of International Studies, NANYANG TECHNOLOGICAL UNIVERSITY (NTU). Banyak teman saya (dan bahkan dosen saya) yang selalu ketuker antara NTU dan NUS. Haha. Saya sering banget dapet pengakuan sebagai alumni NUS, LKYSPP. Padahal itu, dua sekolah yang berbeda dengan jurusan yang berbeda, wkwk. Mungkin karena tampang saya anak NUS? #eh Padahal, kemarin nyoba daftar ke sana pun ngga, tapi emang pas di Sg sering main ke LKY sih dan banyak temen saya (alumni UI) yang lanjut kuliah di sana.

Jadi, saya mau tekankan lagi ya, saya bukan alumni LKY NUS, tapi alumni RSIS NTU, wkwk.

  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Operasi Abses Kelenjar Bartholini

Assalamu'alaikum wr. wb.
Apa kabar kawan2? Semoga selalu dalam keadaan sehat wal afiat serta tetap semangat menjalani aktifitas.
Apa kabar saya?

Alhamdulillah, keadaan saya hari ini jauh lebih baik dari kemarin maupun beberapa hari yang lalu. Teman2 yang baca postingan saya sebelumnya mungkin telah mengetahui bahwa beberapa hari ke belakang saya menderita suatu penyakit yang membuat saya susah duduk, bangun dan berjalan. Sampai - sampai saya harus masuk UGD untuk disuntik obat penghilang rasa sakit di pantat saking tidak tahannya.
Ternyata, setelah pulang dari UGD, obat penghilang rasa sakit itu hanya bertahan satu malam. Keesokan harinya, saya mengalami sakit yang sama. Susah duduk, bangun dan berjan. Terkadang, rasanya perih sekali, sampai-sampai saya menangis karena tidak dapat menahan sakitnya. Namun, karena sudah diberikan salep dan obat penghilang rasa sakit beberapa saat sakitnya mereda. Bahkan dua hari kemudian saya memberanikan diri untuk pergi ke Jurong Point sendirian memb…

PKS dan Kampus

Assalamualaikum Wr.Wb.

Iseng, lagi googling ttg "Majelis Syuro SALAM UI" eh malah nemu di thread ini http://forum.dudung.net/index.php?topic=14562.20;wap2

padahal, tadinya gw mau ngebandingin aktivitas LDK2 di universitas2 di Indonesia, macam Salam UI dan Gamais ITB...yo weis lah....
skg saatnya dibuka semuanya....

yang mau tau siapa mereka?apa saja yang mereka lakukan? yuk intip curhatan mba Arbania Fitriani ex-kader PKS

Saya waktu mahasiswa adalah kader PKS mulai dari 'am sirriyah sampai ke 'am jahriyah. Mulai dari saya masih sembunyi-sembunyi dalam berdakwah, sampai ke fase dakwah secara terang-terangan, sejak PKS masih bernama PK sampai kemudian menjadi PKS. Dalam struktur pengkaderan PKS di kampus, ada beberapa lingkaran,yakni lingkaran inti yang disebut majelis syuro'ah (MS), lingkaran ke dua yakni majelis besar (MB), dan lingkaran tiga yang menjadi corong dakwah seperti senat (BEM), BPM (MPM), dan lembaga kerohanian islam. Jenjangnya adalah mulai dari lembaga d…

S3 atau Nikah dulu?

Kemarin saya baru kenalan dengan Mbak Margie, yang baru saja diterima menjadi salah satu Research Analyst di RSIS.

Beliau ini adalah lulusan Mechanical Engineering di NUS, yang kemudian melanjutkan masternya di Universitas Pertahanan Indonesia (UNHAN) dan King's College, London. Sebagai peraih dua gelar master dan lulusan Teknik Mesin di NUS, tentu saja keahlian dan tingkat kecerdasan beliau tidak usah kita pertanyakan lagi.

Sayangnya, di usia mbak Margie yang mungkin 10 tahun di atas saya, beliau masih single. Pernyataan ini tiba-tiba terlontar, setelah pak Ardian, rekan saya dari TNI bertanya, apakah setelah ini mau melanjutkan S3 langsung atau ke mana. Mbak Margie yang mungkin terdesak oleh social pressure dan merasa membutuhkan seorang pendamping dengan segera menjawab, "tentu saja menikah dulu Pak..."

Diskusi pun berlanjut dengan tanggapan Pak Paulus, salah seorang rekan dari TNI juga yang berkelakar, "wah, sudah punya 2 gelar master agak susah lho Mbak untuk m…