Langsung ke konten utama

A Packed Week

Salam!

Hi all! How are you?

It's been a packed weekend (and still counting) packed weekdays for me. Last Sunday, I had two friends wedding reception. I went to Cilegon on Saturday's night to attend my best friends' wedding. Fadlin finally tied the knot with Mr. Bahtiar, someone whom she knew only 7 months before the marriage, I am so happy for her, although a little bit sad that one by one, my friends are entering their new life. Not a single anymore.

On Sunday everning, I attended Fafa's wedding, one of my best friends in Halsel. She was a PTT doctor in Bibinoi then Labuha/Gandasuli. Her wedding was so marvelous and grand. I met my 4 out of 7, teman sehidup semati di Halsel, a.k.a PM VII Halsel. I also met Andi Bank Muamalat (hahaha) and another PTT doctors who happened to stay in Halsel during our IM's tenure. They are Lyla, Rizky (he lost 12 kg! He did OCD!), Nia, Fakhri and Ihsan. I also met Kak Luke, her son and Kak Ajeb.

On Saturday noon, I had a muay thai first exercise that made me cancel my appointment with mba Jetc. I also cancelled my schedule to Thamrin City to find a gift for Helene's wedding since my body was very tired. I should do another muay thai exercise in this week!

On Friday, I went to Kemang to celebrate Mbak Ima's birthday with other MIKTA Young Professional Fellows and THC fellows. I planned to go to a seminar in @america, however I didn't go there because I was trapped in a lunch-gossip-time with the KPI's team :p

On Thursday, I did telling bu Teni to resign from my current job. I did it after I took several considerations carefully. I told her that I was offered to teach, she is okay with that. Unfortunately, later I found that I don't have any teaching schedule in next semester :(

On Wednesday, I got calls from THC and I just can called mba Tassa back in Thursday. I said yes for their offer :)

Hopefully, this will be the best and blessed path for my future career and love live :D

Aminnn...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Operasi Abses Kelenjar Bartholini

Assalamu'alaikum wr. wb. Apa kabar kawan2? Semoga selalu dalam keadaan sehat wal afiat serta tetap semangat menjalani aktifitas. Apa kabar saya? Alhamdulillah, keadaan saya hari ini jauh lebih baik dari kemarin maupun beberapa hari yang lalu. Teman2 yang baca postingan saya sebelumnya mungkin telah mengetahui bahwa beberapa hari ke belakang saya menderita suatu penyakit yang membuat saya susah duduk, bangun dan berjalan. Sampai - sampai saya harus masuk UGD untuk disuntik obat penghilang rasa sakit di pantat saking tidak tahannya. Ternyata, setelah pulang dari UGD, obat penghilang rasa sakit itu hanya bertahan satu malam. Keesokan harinya, saya mengalami sakit yang sama. Susah duduk, bangun dan berjan. Terkadang, rasanya perih sekali, sampai-sampai saya menangis karena tidak dapat menahan sakitnya. Namun, karena sudah diberikan salep dan obat penghilang rasa sakit beberapa saat sakitnya mereda. Bahkan dua hari kemudian saya memberanikan diri untuk pergi ke Jurong Point

Selamat 7 Bulan Kemilau :)

 Halo anak sayang, Selamat 7 bulan lahir ke dunia ya.  Semoga Kemilau tumbuh sehat, bahagia, jd anak baik dan sholehah, selalu dilindungi Allah SWT dan terhindar dari segala hal-hal buruk dan keburukan. Kemilau yang baik, semakin pintar ya nak sayang, sekarang sudah kuat mengenggam, bisa tengkurap dan bolak balik sendiri. Sudah mulai makan, walaupun kemarin mulai GTM dan diare huhu. Maafin mama ya nak, kemarin kasih kemi makanan yang ngga fresh. Semoga membaik hari ini dan hari-hari berikutnya ya. Nak sayang, mama denger lagu dari tante Raisa, judulnya "Jangan Cepat Berlalu", persis pas mama dengerin lagu ini, teman kantor Mama, mba Dewi dateng dan pesan ke mama, "nikmati waktu-waktu bersama anak ya Vin, ga kerasa tiba-tiba udah besar, udah sekolah, kuliah dll." Nak, mama sayang banget sama Kemi. Kalau Kemi nanti bisa baca ini, Kemi doain mama ya.  I love you Kemilau 💗 Hm hm Saat engkau dipelukanku Ba gaikan beribu kisah cinta Melebur jadi satu Ajariku tentang cin

Aku Takut

 Tragedi stadion Kanjuruhan malam minggu lalu benar-benar membuat aku shock. Sedih dan marah sekali. Kukira di pagi hari aku melihat running text TVone beritanya ada total 129 penonton yang meninggal dalam waktu satu tahun atau mungkin akumulasi semua total korban tewas selama pertandingan sepak bola di Indonesia diadakan. Ternyata bukan, angka tersebut merupakan angka manusia yang hilang nyawanya dalam satu malam . Innalillahi wa inna ilaihi roji'un Bencana kemanusiaan. bukan tragedi. bisa jadi settingan? Naudzubillahi min dzalik, jikalau ini memang di-setting untuk mengguncangkan tanah air dengan ratusan nyawa melayang dalam semalam. Terlepas apapun motifnya, penembak gas air mata (dan yang memberi perintah) harus dihukum seberat2nya.  Di mana rezim yang melindungi? ratusan korban hilang seketika dalam hitungan jam.  Sementara para petinggi masih bisa haha hihi memikirkan perputaran uang yang terhenti sementara karena bencana itu. Ya Allah, lindungilah kami semua. Kami dan keluar