Langsung ke konten utama

Master Degree

Assalamualaikum,

apa kabar semua? udah lama ya saya ga "apdet" kegiatan2 saya, setelah lulus tentunya...hahaha
oke, saatnya saya update tentang kegiatan2 yang saya lakukan beberapa hari terakhir...

Alhamdulillah, minggu lalu dapet e-mail dari Nottingham University kalau saya diterima di jurusan "International Social Policy" dengan status conditional offer. Artinya, saya harus melengkapi beberapa dokumen supaya saya betul2 bisa masuk ke sana. Ada dua dokumen yang mereka minta untuk dikirim lagi, yaitu reference letter dari pak Makmur yang harus pake letter head resmi (kop surat departemen) plus cap dari departemen HI UI dan surat keterangan yang menandakan GPA terakhir gw dengan kp surat resmi dari UI (untuk yang terakhir ini gw mengartikan semacam SKL dengan keterangan IPK terakhir atau ijazah mungkin, eh tapi di ijazah ga ada keterangan IPK ya?)

Ya, jadi hari ini gw mau minta tolong Adi (yang jadi asdosnya pak Makmur) untuk mintain tanda tangan beliau lagi di atas surat yang ada kopnya dan ngecap di departemen. Tapi, kayaknya gw mau kirim e-mail ke Nottingham dulu deh nanyain kelanjutannya gimana.

Nah, Nottingham ini tapi belum ada kepastian beasiswanya, soalnya gw apply beasiswa dari OSF di mana local chapternya itu di bawah TIFA Foundation cuma kasih tau kalo tes beasiswa baru ada bulan April. Doakan saya ya teman2 :)

O, ya alhamdulillah, sebelumnya saya juga sudah dapet beasiswa dari Bakrie Foundation untuk melanjutkan studi di RSIS NTU, Singapore. Tapi kebalikan dari Nottingham, saya belum dapet  sekolahnya di sana, karena seleksi beasiswa beda sama seleksi sekolahnya. Bakrie Foundation ini hanya akan ngasih beasiswa buat mereka yang lolos seleksi dan diterima di NTU. Kalo di RSIS gw milih jurusan "International Political Economy", in which nantinya bakal lebih banyak bergaul dengan para akademisi dan researcher. Beda dengan jurusan yang di Nottingham, yang arahnya lebih ke praktisi. Pengumumannya gw diterima di RSIS paling lambat bulan Juli, sementara kuliahnya udah mulai Agustus. Gw berharap  semoga diberikan yang terbaik oleh Allah :o) amiiinnnn....

Walaupun agak jomplang (Inggris vs Singapore), tapi dua-duanya masa studinya cuma setahun. Jadi, ngga masalah mau gw milih di mana aja, toh cuma setahun kuliahnya... hehehe.

Menurut kalian enaknya di mana?

Komentar

akuanaktambang mengatakan…
Cuma setaun inilah..
dimana aja, tapi kan cita2 lo selanjutnya dosen ya? RSIS lebih ngedukung kayaknya..
Lagian dengan menjadi praktisi,,it'll spend all your time there,won't it?
w yuni mengatakan…
Karena cuma setahun kalo gw sih milih yg lebih jauh vin hehehehe :) GOOD LUCK VINAA! seneng deh denger kabar kayak gini :D
avina_nadhila mengatakan…
@ Yuni : Iya, terima kasih ya Yun :D gw pengen mengikuti jejak lo belajar di negara 4 musim, sukses selalu Yun :D

@ Kamil : iya, thanks ya sarannya mil, akan gw pertimbangkan baik2, SEMANGAT :D
Aulia Ayu mengatakan…
Istikharah Vin, siapa tau bisa dua-duanya, yang satu di waktu yang berbeda. :D Sukses terus vina
avina_nadhila mengatakan…
aminnn, terima kasih ya Aul, sukses selalu buat kamu :D

Postingan populer dari blog ini

Operasi Abses Kelenjar Bartholini

Assalamu'alaikum wr. wb.
Apa kabar kawan2? Semoga selalu dalam keadaan sehat wal afiat serta tetap semangat menjalani aktifitas.
Apa kabar saya?

Alhamdulillah, keadaan saya hari ini jauh lebih baik dari kemarin maupun beberapa hari yang lalu. Teman2 yang baca postingan saya sebelumnya mungkin telah mengetahui bahwa beberapa hari ke belakang saya menderita suatu penyakit yang membuat saya susah duduk, bangun dan berjalan. Sampai - sampai saya harus masuk UGD untuk disuntik obat penghilang rasa sakit di pantat saking tidak tahannya.
Ternyata, setelah pulang dari UGD, obat penghilang rasa sakit itu hanya bertahan satu malam. Keesokan harinya, saya mengalami sakit yang sama. Susah duduk, bangun dan berjan. Terkadang, rasanya perih sekali, sampai-sampai saya menangis karena tidak dapat menahan sakitnya. Namun, karena sudah diberikan salep dan obat penghilang rasa sakit beberapa saat sakitnya mereda. Bahkan dua hari kemudian saya memberanikan diri untuk pergi ke Jurong Point sendirian memb…

PKS dan Kampus

Assalamualaikum Wr.Wb.

Iseng, lagi googling ttg "Majelis Syuro SALAM UI" eh malah nemu di thread ini http://forum.dudung.net/index.php?topic=14562.20;wap2

padahal, tadinya gw mau ngebandingin aktivitas LDK2 di universitas2 di Indonesia, macam Salam UI dan Gamais ITB...yo weis lah....
skg saatnya dibuka semuanya....

yang mau tau siapa mereka?apa saja yang mereka lakukan? yuk intip curhatan mba Arbania Fitriani ex-kader PKS

Saya waktu mahasiswa adalah kader PKS mulai dari 'am sirriyah sampai ke 'am jahriyah. Mulai dari saya masih sembunyi-sembunyi dalam berdakwah, sampai ke fase dakwah secara terang-terangan, sejak PKS masih bernama PK sampai kemudian menjadi PKS. Dalam struktur pengkaderan PKS di kampus, ada beberapa lingkaran,yakni lingkaran inti yang disebut majelis syuro'ah (MS), lingkaran ke dua yakni majelis besar (MB), dan lingkaran tiga yang menjadi corong dakwah seperti senat (BEM), BPM (MPM), dan lembaga kerohanian islam. Jenjangnya adalah mulai dari lembaga d…

S3 atau Nikah dulu?

Kemarin saya baru kenalan dengan Mbak Margie, yang baru saja diterima menjadi salah satu Research Analyst di RSIS.

Beliau ini adalah lulusan Mechanical Engineering di NUS, yang kemudian melanjutkan masternya di Universitas Pertahanan Indonesia (UNHAN) dan King's College, London. Sebagai peraih dua gelar master dan lulusan Teknik Mesin di NUS, tentu saja keahlian dan tingkat kecerdasan beliau tidak usah kita pertanyakan lagi.

Sayangnya, di usia mbak Margie yang mungkin 10 tahun di atas saya, beliau masih single. Pernyataan ini tiba-tiba terlontar, setelah pak Ardian, rekan saya dari TNI bertanya, apakah setelah ini mau melanjutkan S3 langsung atau ke mana. Mbak Margie yang mungkin terdesak oleh social pressure dan merasa membutuhkan seorang pendamping dengan segera menjawab, "tentu saja menikah dulu Pak..."

Diskusi pun berlanjut dengan tanggapan Pak Paulus, salah seorang rekan dari TNI juga yang berkelakar, "wah, sudah punya 2 gelar master agak susah lho Mbak untuk m…