Lagi, Mobil Saya Terkunci dari Dalam

No Comments

PERINGATAN : CERITA INI BISA MEMBUAT ANDA TERTAWA TERBAHAK2 KARENA INI RANDOM DAN MERUPAKAN PENGALAMAN PRIBADI PENULIS. SELAMAT MEMBACA!

Suatu malam, di tengah rintik gerimis hujan di daerah Depok, al kisah, ada gadis berinisial ANW ingin pulang ke asrama pondok sukun indah dengan mobil kia visto pemberian neneknya. Tergesa-gesa si gadis mengendarai mobilnya setelah mampir di acara pembubaran panitia OIS, farewell party bem UI, dan FISIP AWARDS, karena ada acara family meeting di asrama.

Sesampainya di gerbang putih pondok sukun indah, si gadis keluar mobil dan membuka pintu gerbang...Tapi, o..o... ada yang salah...ternyata, si gadis secara tidak sengaja menekan tombol kunci pintu mobil otomatis, sehingggaa...eng ing engg...mobilnya terkunci dari dalam dengan keadaan lampu sen kiri masih hidup dan mobil full nyala...ah..uh...oh... not again, ini kali kedua dalam tiga bulan terakhir si gadis meninggalkan mobil dalam keadaan terkunci di dalam. Tidak mau mengganggu acara FM di dalam asramanya, si gadis berinisiatif mencari bantuan, tepatnya ke bapak2 warung sebelah...

bapak2 itu kemudian bilang harus ada penggaris besi untuk mengeluarkan kunci mobil yang terkunci di dalam bersama serepnya..ah..uh...oh...bergegas si gadis mencari penggaris besi panjang ke warung terdekat, tapi tidak ada..oh,ya sebelumnya si gadis menitipkan mobil ke bapak2 yang ada di warung tersebut...dalam perjalanan mencari penggaris besi, si gadis bertemu rekan satu perjuangan, sebut saja namanya Afra, sebab si gadis ingin mencari penggaris ke warung yang lebih jauh, maka pertemuan pertama dengan Afra tidak lama...Setelah mencari ke warung kedua dan tidak ada, akhirnya si gadis kembali ke asrama dan di sana sudah menunggu afra yang dengan baiknya memberikan uang kepada si gadis sebesar 42rb rupiah untuk membeli penggaris di gramedia...awalnya afra kasih 40rb, karena si gadis merasa perlu uang untuk naik angkot (berupa uang kecil) lalu diberikanlah tambahan 2000, yang alhamdulillah sangat berguna sekali.

bergegas, si gadis menyetop angkot 19, lalu naik angkot tersebut menuju gramedia...sampai di gramedia. si gadis memperhatikan sesuatu yang janggal, kok pintu pagar gramedia yang satu lagi sudah ditutup, tapi yang satu lagi masih terbuka...masuklah si gadis ke toko buku terbesar di depok tersebut...dari luar tidak ada tanda2 tokonya SUDAH TUTUP..dan ternyata di dalam..tokonya SUDAH TUTUP..hahh? kok gramedia tutupnya cepet bangettt???? nah lho..si satpam malah suruh si gadis untuk kembali besok pagi "ya kali pak sy balik bsk pagi org mobil sy kekuncinya malem ini" batin si gadis. Lalu si gadis bingun, keluar, mau ke gunung agung margo city atau TM book store detos...

tiba2...

aha...

di depan gramedia persis ada toko menjual ATK

alhamdulillah..alhamdulillah..alhamdulillah...dan dengan hati2 ia menyebrangi keramaian jalan margonda sampai di sana akhirnya ia menemukan benda yang dicari PENGGARIS 100 CM untuk mencongkel pintu mobil... yeahh...eits, tapi ternyata harganyaaa 40rb...ah..ah..ah..tidakkkk....uang yang dimiliki si gadis hanya 40rb pas, kalau dipakai semua uangnya dia pulang naik apa?

dengan memohon2 si gadis meminta kokoh penjual penggaris itu untuk menjadikan harganya 38rb rupiah saja, dengan menjelaskan bahwa ia tidak punya uang lagi dan mobilnya terkunci dari dalam...akhirnya si kokoh berhasil diluluhkan..yes...alhamdulillah..ternyata di toko itu ada bapak2 satpam, dia menanyakan kepada si gadis apa mobilnya dan dimana terkuncinya..dengan baik hatinya bapak satpam itu memberikan instruksi kepada si gadis agar dapat membuka kunci kmobil dengan penggaris secara cepat../setelah selesai, si kokoh ternyata sangat baik, si gadis hanya meminta kembalian 2rb, dia ternyata berikan kembalian 3rb...alhamdulillah...setelah mengucapkan terima kasih kepada pemilik toko dan satpam, si gadis pun kembali meluncur ke pondok sukun indah...

nah..nah...perasaan tidak enak sudah menyerang si gadis ketika dia menaiki jembatan penyebrangan dan melihat mobilnya tidak terpakir di luar..si gadis berpikir "apakah teman2 si gadis meminta bantuan kepada tetangga sebelah untuk mengambil kunci dan memasukkannya ke dalam?" ternyata...oh ternyata...tidak saudara2...

ternyata, yang memasukkan mobil ke dalam tempat parkir di pondok sukun indah adalah bapak2 yang tadi dimintakan bantuan oleh si gadis...ah, iya,, ternyata bapak2 itu baikkk sekaliii....sembari si gadis berusaha mencari penggaris super panjang, si bapak yang notabene supir tersebut juga mengusahakan bantuan dengan memakai kawat :') dan cerita lucunya ketika si bapak mengembalikan mobil tersebut ke pondok sukun, teman2 si gadis yang sedang mengadakan FM kaburrr karena melihat orang asing non muhrim nongol di jendela...hehehe...padahal bapak2nya sudah berusaha memencet bel, tapi tidak ada sahutan...ya sudahlah..

moral of the story...

apakah rangakaian kejadian ini adalah sebuah kebetulan? atau Allah memang telah menakdirkan si gadis untuk memberi pelajaran kepadanya agar lebih berhati2 dalam mengunci mobil?

yang jelas dari kisah tersebut banyak hikmah yang dapat diambil. tentang kepedulian terhadap sesama. kerja keras. ikhtiar tanpa henti. rela menolong dan berkorban. serta ikhlas...ah ya, rasanya kejadian sekitar 30 menit itu telah membawa banyak dampak kepada si gadis, untuk mengubah dirinya menjadi lebih baik...peduli dengan sesama...hati2 dan tidak ceroboh lagi..

alhamdulillah ya Allah...pada hari ini Engkau tunjukkan nikmatMu yang sangat luas dan segala kemudahan yang ada...berikanlah ya Allah kemudahan pula bagi orang2 yang telah membantu untuk menyelesaikan masalah ini..amin...

a tribute to bapak2 yang nongkrong di warung sebelah pondok sukun, bapak penjaga warung sebelah pondok sukun, Afra Afifah, Kokoh dan Cici penjual ATK, bapak satpam, serta supir angkot 19 dan 04.


Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar