Langsung ke konten utama

25 tahun HI UI

hari ini gw merasa sangat rindu sama sosok yang gw kenal sejak pertama masuk HI dan sekarang beliau sudah tidak ada bersama kita lagi secara fisik, yakni mbak Inung a.k.a Dra. Nurani Chandrawati, M.Si.

Ketika tadi siang di ultah perayaan HI UI ke-25 yang seyogyanya merupakan persembahan beliau untuk kita, ternyata kita harus dihadapkan pada kenyataan Allah yang lain, beliau ga bisa menikmati kerja keras selama 3 tahun untuk menyusun acara ini.

Sekilas tentang mbak Inung, beliau ka prog S1 HI UI sejak tahun 2008 menggantikan mbak Nurul Isnaeni. "the world is our playground" menjadi trade mark quote yang paling oke dari dia. Dia yang udah dengan sabar ngajarin kita di OI, yg membuka pikiran2 kita ke ilmu HI dan dengan baiknya dateng ke potluck 2009 (sbg satu2nya dosen yg dateng), tanda tangan proposal PKM-M gw, dan surat rekomendasi PPSDMS. How lovable she is! Unfortunately, God has His own way to decide her journey... She died after suffering about 3 months in comma because of accident that happened when she went to perpus pusat by "ojeg"...how sad... may mbak Inung rest in peace although we have different faith...

back to topic,
karena tadi gw ikutan YLI, jadi ga sempet liat potlucknya 2010 (again, I feel sorry for that)
alumni yang dateng kurang lebih 30 - 40 orang mulai angkatan 1985 - 2005
makanannya enak2
dan 2009 sm 2010 jd yg paling heboh after party
jadi liat banyak kakak2 senior, ada yg incest dan banyak yg bawa anak (bahkan 2 anak mbak asra ngekor kemana ibunya pergi)

so, on...

happy birthday my lovely almamater...hope I can give the best for HI UI, UI, and Indonesia...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Operasi Abses Kelenjar Bartholini

Assalamu'alaikum wr. wb.
Apa kabar kawan2? Semoga selalu dalam keadaan sehat wal afiat serta tetap semangat menjalani aktifitas.
Apa kabar saya?

Alhamdulillah, keadaan saya hari ini jauh lebih baik dari kemarin maupun beberapa hari yang lalu. Teman2 yang baca postingan saya sebelumnya mungkin telah mengetahui bahwa beberapa hari ke belakang saya menderita suatu penyakit yang membuat saya susah duduk, bangun dan berjalan. Sampai - sampai saya harus masuk UGD untuk disuntik obat penghilang rasa sakit di pantat saking tidak tahannya.
Ternyata, setelah pulang dari UGD, obat penghilang rasa sakit itu hanya bertahan satu malam. Keesokan harinya, saya mengalami sakit yang sama. Susah duduk, bangun dan berjan. Terkadang, rasanya perih sekali, sampai-sampai saya menangis karena tidak dapat menahan sakitnya. Namun, karena sudah diberikan salep dan obat penghilang rasa sakit beberapa saat sakitnya mereda. Bahkan dua hari kemudian saya memberanikan diri untuk pergi ke Jurong Point sendirian memb…

PKS dan Kampus

Assalamualaikum Wr.Wb.

Iseng, lagi googling ttg "Majelis Syuro SALAM UI" eh malah nemu di thread ini http://forum.dudung.net/index.php?topic=14562.20;wap2

padahal, tadinya gw mau ngebandingin aktivitas LDK2 di universitas2 di Indonesia, macam Salam UI dan Gamais ITB...yo weis lah....
skg saatnya dibuka semuanya....

yang mau tau siapa mereka?apa saja yang mereka lakukan? yuk intip curhatan mba Arbania Fitriani ex-kader PKS

Saya waktu mahasiswa adalah kader PKS mulai dari 'am sirriyah sampai ke 'am jahriyah. Mulai dari saya masih sembunyi-sembunyi dalam berdakwah, sampai ke fase dakwah secara terang-terangan, sejak PKS masih bernama PK sampai kemudian menjadi PKS. Dalam struktur pengkaderan PKS di kampus, ada beberapa lingkaran,yakni lingkaran inti yang disebut majelis syuro'ah (MS), lingkaran ke dua yakni majelis besar (MB), dan lingkaran tiga yang menjadi corong dakwah seperti senat (BEM), BPM (MPM), dan lembaga kerohanian islam. Jenjangnya adalah mulai dari lembaga d…

Masuk ke UGD Rumah Sakit di Singapura

Hari ini saya merasakan sakit yang luar biasa. Sebetulnya sejak dua hari yang lalu, eh tiga hari yang lalu. Tepatnya saat hari pertama menstruasi. Wuow, kram perutnya gila2an, padahal saya rutin jalan kaki dan olahraga di gym seminggu sekali (ga ngaruh ya?)

Iya, saking sakitnya, kemarin saya pergi ke klinik NTU. Di sana, dokternya mendiagnosis saya terkena infeksi di dekat (maaf) dubur. Memang sakit sekali di daerah itu, karena minggu sebelumnya saya mengalami konstipasi dan pada saat BAB pertama saya mengejan terlalu keras. Masuk di akal sih kalau saya terkena infeksi semacam itu. Saya pun diberi obat2an yang banyak dan besar2 (dalam bentuk tablet).

Tapi, keesokan harinya (hari ini), alih-alih sakitnya reda, ternyata semakin parah. Saya sampai susah bergerak dan sulit untuk berjalan. Mengetahui penyakit saya tidak biasa, Mba Yenny, landlord saya berinisiatif mengajak ke UGD. Awalnya, saya ragu ke sana, apalagi hal itu merepotkan Mba Yenny dan Abang (suaminya mba Yenny). Namun, karena …