Langsung ke konten utama

Autis dengan Internet, Minal Aidin Wal Faidzin

Assalamualaikum Wr.Wb,

Halo smuanya pa kabar? makasih ya tmen2 yang udah blogwalking atau kunjungan balik k blog saya...kapan2 kita tukeran link ya hehehe =P

Sebelumnya, masih dalam suasana lebaran
"Taqabalallahu Minna Wa Minkum, Minal Aidin Wal Faidzin"
Selamat Hari Raya Idul Fitir 1430 H, Mohon Maaf Lahir Batin...

yeay, ini postingan ke 100 di blog gw...wah, ga nyangka ya udah 100 aja...isinya apa? ya bgitulah..hehehe

sekarang gw mau numpahin unek2 aja tentang budaya On Line. ya, knapa gw menyebutnya budaya, bukan kebiasaan? Habis OL nih emang udah jadi BUDAYA khususnya buat orang2 tertentu yang ga bisa dilepaskan dari kehidupan sehari2 mereka. Terkadang gw ngerasa kemajuan teknologi membuat kita semakin'jauh' dengan dunia nyata. Walaupun memang komunikasi semakin mudah. Tapi, dengan kemajuan teknologi kita juga harusnya bisa memanfaatkan teknologi dengan baik bukan digunakan dengan sia2. Jujur aja gw udah lama pengen bilang kalo social networking websites yg gw punya terkadang lebih banyak membawa kemudharatan daripada manfaat. Contoh aja twitter yg akhir2 ini gw demenin isinya lebih banyak sampahnya daripada benernya. Plurk juga gitu...apalagi facebook...gw juga lebih suka menghabiskan waktu di depan layar komputer daripada ngebantu nyokap misalnya nyetrika baju...hoooo...tuh, kan jadi autis sendiri kalo udah ol?

Fenomena ini ga jauh beda gw liat sama mereka yg punya BlackBerry (BB, bukan Bantarto Bandoro ya). Gw kadang suka heran aja ngeliat Om gw lebih suka melototin BBnya pas kita ngumpul acara keluarga atau lebih miris lagi anak2 !@$%&&(*!() yang di kelas suka ngeBBman padahal kan dosen lagi nerangin...Tuh autis lagi kan? Gw jujur muak sama ke'mapan'an teknologi ini...ya, teknologi emang buat hidup gw mudah, but sometimes something is missing when we use it too much....hooo

daripada autis sendiri mending tidur dah...

see you =)

Wassalamualaikum Wr. WB.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Operasi Abses Kelenjar Bartholini

Assalamu'alaikum wr. wb. Apa kabar kawan2? Semoga selalu dalam keadaan sehat wal afiat serta tetap semangat menjalani aktifitas. Apa kabar saya? Alhamdulillah, keadaan saya hari ini jauh lebih baik dari kemarin maupun beberapa hari yang lalu. Teman2 yang baca postingan saya sebelumnya mungkin telah mengetahui bahwa beberapa hari ke belakang saya menderita suatu penyakit yang membuat saya susah duduk, bangun dan berjalan. Sampai - sampai saya harus masuk UGD untuk disuntik obat penghilang rasa sakit di pantat saking tidak tahannya. Ternyata, setelah pulang dari UGD, obat penghilang rasa sakit itu hanya bertahan satu malam. Keesokan harinya, saya mengalami sakit yang sama. Susah duduk, bangun dan berjan. Terkadang, rasanya perih sekali, sampai-sampai saya menangis karena tidak dapat menahan sakitnya. Namun, karena sudah diberikan salep dan obat penghilang rasa sakit beberapa saat sakitnya mereda. Bahkan dua hari kemudian saya memberanikan diri untuk pergi ke Jurong Point

Selamat 7 Bulan Kemilau :)

 Halo anak sayang, Selamat 7 bulan lahir ke dunia ya.  Semoga Kemilau tumbuh sehat, bahagia, jd anak baik dan sholehah, selalu dilindungi Allah SWT dan terhindar dari segala hal-hal buruk dan keburukan. Kemilau yang baik, semakin pintar ya nak sayang, sekarang sudah kuat mengenggam, bisa tengkurap dan bolak balik sendiri. Sudah mulai makan, walaupun kemarin mulai GTM dan diare huhu. Maafin mama ya nak, kemarin kasih kemi makanan yang ngga fresh. Semoga membaik hari ini dan hari-hari berikutnya ya. Nak sayang, mama denger lagu dari tante Raisa, judulnya "Jangan Cepat Berlalu", persis pas mama dengerin lagu ini, teman kantor Mama, mba Dewi dateng dan pesan ke mama, "nikmati waktu-waktu bersama anak ya Vin, ga kerasa tiba-tiba udah besar, udah sekolah, kuliah dll." Nak, mama sayang banget sama Kemi. Kalau Kemi nanti bisa baca ini, Kemi doain mama ya.  I love you Kemilau 💗 Hm hm Saat engkau dipelukanku Ba gaikan beribu kisah cinta Melebur jadi satu Ajariku tentang cin

Aku Takut

 Tragedi stadion Kanjuruhan malam minggu lalu benar-benar membuat aku shock. Sedih dan marah sekali. Kukira di pagi hari aku melihat running text TVone beritanya ada total 129 penonton yang meninggal dalam waktu satu tahun atau mungkin akumulasi semua total korban tewas selama pertandingan sepak bola di Indonesia diadakan. Ternyata bukan, angka tersebut merupakan angka manusia yang hilang nyawanya dalam satu malam . Innalillahi wa inna ilaihi roji'un Bencana kemanusiaan. bukan tragedi. bisa jadi settingan? Naudzubillahi min dzalik, jikalau ini memang di-setting untuk mengguncangkan tanah air dengan ratusan nyawa melayang dalam semalam. Terlepas apapun motifnya, penembak gas air mata (dan yang memberi perintah) harus dihukum seberat2nya.  Di mana rezim yang melindungi? ratusan korban hilang seketika dalam hitungan jam.  Sementara para petinggi masih bisa haha hihi memikirkan perputaran uang yang terhenti sementara karena bencana itu. Ya Allah, lindungilah kami semua. Kami dan keluar