Langsung ke konten utama

how?how to know them more?

salah satu kelemahan gw adalah dalam hal berkomunikasi dan bergaul. sampe saat ini gw masih takut untuk memulai sebuah pertemuan dengan ngomong duluan. apalagi ama orang yg blm gw knal. bahkan sama org yg gw kenal (tapi orang itu ga knal gw, contohnya anak2 2006) ga pernah sekalipun gw nyapa duluan. knapa ya bisa demikian? pada akhirnya hal2 seperti itu bikin gw jadi males bergaul dengan mereka, merasa mereka nyeremin, dan klo gw ga ada temen gw ga berani berinteraksi sama mereka.
bahkan di bem pun demikian. coba aja lo tanya adakah yang kenal sama Avina Nadhila Widarsa di BEM FISIP UI 2009? pasti kurang dari 30 orang yang tau gw..huhuhu..miris amat deh idup gw. ga kenal banyak orang. ga bisa berinteraksi dengan orang secara berkelanjutan.
oh, jangan jauh2 di HI aja paling yang tau gw cuma anak 2008, sebagian 2007, dan mungkin 2005. bahkan gw ga populer di mata dosen. ohohohoh...di SMA pun demikian, apalagi di SMP...
uh, bukan masalah sekolah aja. di lingkungan keluarga gw juga demikian. sikap ke-introvert-an gw menjadi masalah banget dalam menjalin komunikasi dengan keluarga. jangankan keluarga jauh.bahkan sama nyokap, bokap, n adek2 gw suka ga paham sama apa yg gw omongin. apalagi gw makin nervous klo disuruh ngadepin om, tante, n sepupu gw...apalagi klo ngomong sama sodaranya nenek gw, spupunya nyokap gw, atau anaknya sepupunya nyokap gw...


hhhaaahhhaaaa



percaya ga lo?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Operasi Abses Kelenjar Bartholini

Assalamu'alaikum wr. wb. Apa kabar kawan2? Semoga selalu dalam keadaan sehat wal afiat serta tetap semangat menjalani aktifitas. Apa kabar saya? Alhamdulillah, keadaan saya hari ini jauh lebih baik dari kemarin maupun beberapa hari yang lalu. Teman2 yang baca postingan saya sebelumnya mungkin telah mengetahui bahwa beberapa hari ke belakang saya menderita suatu penyakit yang membuat saya susah duduk, bangun dan berjalan. Sampai - sampai saya harus masuk UGD untuk disuntik obat penghilang rasa sakit di pantat saking tidak tahannya. Ternyata, setelah pulang dari UGD, obat penghilang rasa sakit itu hanya bertahan satu malam. Keesokan harinya, saya mengalami sakit yang sama. Susah duduk, bangun dan berjan. Terkadang, rasanya perih sekali, sampai-sampai saya menangis karena tidak dapat menahan sakitnya. Namun, karena sudah diberikan salep dan obat penghilang rasa sakit beberapa saat sakitnya mereda. Bahkan dua hari kemudian saya memberanikan diri untuk pergi ke Jurong Point

Aku Takut

 Tragedi stadion Kanjuruhan malam minggu lalu benar-benar membuat aku shock. Sedih dan marah sekali. Kukira di pagi hari aku melihat running text TVone beritanya ada total 129 penonton yang meninggal dalam waktu satu tahun atau mungkin akumulasi semua total korban tewas selama pertandingan sepak bola di Indonesia diadakan. Ternyata bukan, angka tersebut merupakan angka manusia yang hilang nyawanya dalam satu malam . Innalillahi wa inna ilaihi roji'un Bencana kemanusiaan. bukan tragedi. bisa jadi settingan? Naudzubillahi min dzalik, jikalau ini memang di-setting untuk mengguncangkan tanah air dengan ratusan nyawa melayang dalam semalam. Terlepas apapun motifnya, penembak gas air mata (dan yang memberi perintah) harus dihukum seberat2nya.  Di mana rezim yang melindungi? ratusan korban hilang seketika dalam hitungan jam.  Sementara para petinggi masih bisa haha hihi memikirkan perputaran uang yang terhenti sementara karena bencana itu. Ya Allah, lindungilah kami semua. Kami dan keluar

Untuk Ibu yang Anaknya Sedang Sakit (dan masuk rumah sakit)

 Hi Ibu, apa kabar? Pasti lelah, gelisah, takut, galau, marah... Merasa bersalah sama diri sendiri, kok bisa anakku sampai kayak gini, sampai masuk rumah sakit, bahkan dipasang alat2 yang membuat anak resah seperti infus dan selang oksigen. Ibu, kamu tidak sendiri. it's okay untuk merasa capek dan lelah, menangis histeris maupun sesenggukkan.  Ibu, jangan lupa makan, kata perawat.  Tapi beban pikiran yang sangat berat ini seakan memakan semua makanan yang bisa kita makan sehingga tidak satupun makanan yang bisa dicerna dengan baik oleh sistem pencernaan. Malah, berat badan semakin hari semakin turun karena memikirkan "why my child is sick?" Saya berdoa untuk semua Ibu yang anaknya sedang sakit (dan dirawat di rumah sakit), semoga Allah swt berikan kesehatan paripurna untuk Ananda. Semoga Ibu dan Ayah selalu dikuatkan, diberikan kesehatan, keluasan serta keberkahan saat menemani dan merawat Ananda yang sakit. Laa ba'san thohuron... Di akhir 2022, Kemilau masuk rumah sa