Langsung ke konten utama

Informasi Penentuan dan Pembayaran Biaya Pendidikan Univ Indonesia

Assalamu'alaykum.

Teman-Teman yang kebingungan menjawab pertanyaan adik atau teman yang
diterima SIMAK UI, Teman-Teman bisa share informasi berikut ini.

Setelah dinyatakan lulus ujian SIMAK UI jalur S1 reguler, camaba harus
melakukan konfirmasi apakah akan mendaftar ulang atau tidak. Konfirmasi
ini dilakukan pada tanggal 8 – 10 Mei 2010.

Setelah itu, camaba harus melakukan konfirmasi cara pembayaran, apakah
membayar penuh, cicil, atau mengajukan BOP-Berkeadilan. Konfirmasi cara
pembayaran ini dilakukan pada tanggal 9 – 11 Mei 2010.

Perlu diketahui bahwa SETIAP camaba memiliki HAK untuk mendapatkan
pembebanan biaya sesuai dengan kemampuan penanggung biaya masing-masing. Jika melihat biaya pendidikan UI S1 reguler 7.500.000/semester untuk
sains dan 5.000.000 untuk humaniora, sesungguhnya itu bukanlah biaya
mutlak bagi camaba tersebut. Camaba memiliki hak untuk memilih membayar
biaya tersebut secara penuh dan cicil jika memang mampu. Namun camaba
juga memiliki hak untuk memilih opsi cara pembayaran: mengajukan BOP
Berkeadilan, untuk mendapatkan besaran yang berbeda, yaitu disesuaikan
dengan kemampuan penanggung biayanya.

BOP:
100.000 - 5.000.000 untuk humaniora
100.000 - 7.500.000 untuk sains.

UP:
0 - 5.000.000 untuk FKM, FMIPA, FIK, dan FIB
0 - 10.000.000 untuk FISIP, FH, FE, dan FPsi
0 - 25.000.000 untuk FK, FKG, FT, dan Fasilkom

Pengajuan BOP-Berkeadilan ini merupakan hak SEMUA camaba, karena
BOP-Berkeadilan adalah mekanisme penentuan besaran biaya kuliah, bukan
bantuan untuk yang tidak mampu.

Setelah memilih opsi: mengajukan BOP-Berkeadilan, camaba dapat mengisi
formulir secara online. Kemudian camaba harus mengunduh http://penerimaan. ui.ac.id/doc/ 2010/1/ 1/Form%20BOP% 20UP%202010% 20SIMAK. pdf lalu mengisinya
dengan benar, melengkapi dengan berkas pendukung dan mengirimkan ke:

Panitia Penetapan BOP dan Beasiswa Uang Pangkal
Kantor Penerimaan Mahasiswa Baru UI
Gedung Pusat Pelayanan Mahasiswa Terpadu
Kampus UI Depok 16424

Tanggal batas berkas BOPB diterima oleh UI (bagi yang mengajukan) adalah tanggal 17 Mei 2010 (tanggal sampai di UI, bukan tanggal cap pos).

Hasil penetapan BOP-B dan Beasiswa Uang Pangkal akan diumumkan pada
tanggal 25 Mei 2010 dan tanggal batas pembayaran biaya pendidikan adalah sampai dengan tanggal 31 Mei 2010. Perlu diketahui pula, segala kendala yang dihadapi oleh camaba dapat dikomunikasikan dengan pihak
universitas. Untuk hal ini, kesma BEM se-UI dan paguyuban daerah
masing-masing akan siap membantu. Namun tetap ikuti seluruh prosedur
yang ada, perhatikan tanggal-tanggal penting, dan senantiasa concern
terhadap pengumuman di media online maupun cetak.

Untuk yang menyanggupi bayar penuh atau cicil, pembayaran dapat
dilakukan sampai dengan tanggal 31 Mei 2010.

Mohon perhatikan, kesalahan dalam memilih (mengeklik) cara pembayaran
berdampak tidak dapat diubahnya lagi pilihan cara pembayaran. Kesalahan
mengisi berkas formulir BOP-Berkeadilan berdampak denda 2x bayar penuh.
Penyalahgunaan isian data dapat berdampak status penerimaan camaba
dibatalkan. Kesalahan terlambat melakukan pembayaran berdampak denda
50%. Tidak menempuh mekanisme BOP-Berkeadilan pada awal berdampak tidak
bisa update besaran pembayaran ke depannya. (Jadi, jangan malas
mengikuti prosedurnya meski tampak ribet, ya.)

Pendaftaran ulang mahasiswa baru jalur SIMAK akan dilakukan bersama
dengan PPKB pada tanggal 16-17 Juni 2010.

Teman-Teman, mohon bantuannya untuk menjadi agen informasi bagi
adik-adik dan sekeliling kita, ya. Terima kasih sangat atas bantuannya.
:)

Ridhaninggar Rindu Aninda
Kepala Departemen Kesejahteraan Mahasiswa
Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia 2010
ridhaninggar. rindu.aninda@
gmail.com

Komentar

chris mengatakan…
kak,kalo saya mungkin udah tanpa sengaja milih pembayaran penuh,masih bisa mengajukan BOP-B g?
soalnya uang 5 jt masih terlalu besar buat saya
avina_nadhila mengatakan…
@ chris : sayang sekali, kalau kamu sudah ambil opsi bayar penuh, kamu nggak bisa balik lagi ke bop-b, kamu hanya bisa merevisi besaran ini pada saat semester 3 nanti. tapi, kalau keberatan, sepertinya kamu bisa ambil mekanisme membayar dengan cicilan
Anonim mengatakan…
wah..informasi menariik..mantaf...terus berkarya

Postingan populer dari blog ini

Operasi Abses Kelenjar Bartholini

Assalamu'alaikum wr. wb. Apa kabar kawan2? Semoga selalu dalam keadaan sehat wal afiat serta tetap semangat menjalani aktifitas. Apa kabar saya? Alhamdulillah, keadaan saya hari ini jauh lebih baik dari kemarin maupun beberapa hari yang lalu. Teman2 yang baca postingan saya sebelumnya mungkin telah mengetahui bahwa beberapa hari ke belakang saya menderita suatu penyakit yang membuat saya susah duduk, bangun dan berjalan. Sampai - sampai saya harus masuk UGD untuk disuntik obat penghilang rasa sakit di pantat saking tidak tahannya. Ternyata, setelah pulang dari UGD, obat penghilang rasa sakit itu hanya bertahan satu malam. Keesokan harinya, saya mengalami sakit yang sama. Susah duduk, bangun dan berjan. Terkadang, rasanya perih sekali, sampai-sampai saya menangis karena tidak dapat menahan sakitnya. Namun, karena sudah diberikan salep dan obat penghilang rasa sakit beberapa saat sakitnya mereda. Bahkan dua hari kemudian saya memberanikan diri untuk pergi ke Jurong Point

Aku Takut

 Tragedi stadion Kanjuruhan malam minggu lalu benar-benar membuat aku shock. Sedih dan marah sekali. Kukira di pagi hari aku melihat running text TVone beritanya ada total 129 penonton yang meninggal dalam waktu satu tahun atau mungkin akumulasi semua total korban tewas selama pertandingan sepak bola di Indonesia diadakan. Ternyata bukan, angka tersebut merupakan angka manusia yang hilang nyawanya dalam satu malam . Innalillahi wa inna ilaihi roji'un Bencana kemanusiaan. bukan tragedi. bisa jadi settingan? Naudzubillahi min dzalik, jikalau ini memang di-setting untuk mengguncangkan tanah air dengan ratusan nyawa melayang dalam semalam. Terlepas apapun motifnya, penembak gas air mata (dan yang memberi perintah) harus dihukum seberat2nya.  Di mana rezim yang melindungi? ratusan korban hilang seketika dalam hitungan jam.  Sementara para petinggi masih bisa haha hihi memikirkan perputaran uang yang terhenti sementara karena bencana itu. Ya Allah, lindungilah kami semua. Kami dan keluar

Untuk Ibu yang Anaknya Sedang Sakit (dan masuk rumah sakit)

 Hi Ibu, apa kabar? Pasti lelah, gelisah, takut, galau, marah... Merasa bersalah sama diri sendiri, kok bisa anakku sampai kayak gini, sampai masuk rumah sakit, bahkan dipasang alat2 yang membuat anak resah seperti infus dan selang oksigen. Ibu, kamu tidak sendiri. it's okay untuk merasa capek dan lelah, menangis histeris maupun sesenggukkan.  Ibu, jangan lupa makan, kata perawat.  Tapi beban pikiran yang sangat berat ini seakan memakan semua makanan yang bisa kita makan sehingga tidak satupun makanan yang bisa dicerna dengan baik oleh sistem pencernaan. Malah, berat badan semakin hari semakin turun karena memikirkan "why my child is sick?" Saya berdoa untuk semua Ibu yang anaknya sedang sakit (dan dirawat di rumah sakit), semoga Allah swt berikan kesehatan paripurna untuk Ananda. Semoga Ibu dan Ayah selalu dikuatkan, diberikan kesehatan, keluasan serta keberkahan saat menemani dan merawat Ananda yang sakit. Laa ba'san thohuron... Di akhir 2022, Kemilau masuk rumah sa